19:00 . Angka Stunting Tuban 21,5 Persen, Dinkes Minta Persalinan Ditangani Nakes   |   18:00 . Cegah Tipikor, Kejari Tuban Minta Masyarakat Tak Ragu Lapor   |   17:00 . Jangan Sepelekan Campak, Dampaknya Sebabkan Diare Berat hingga Kematian   |   16:00 . Trailer Film Malaysia Genre Horor - 'PULAU' Siapa Pergi Dia Mati   |   15:00 . Jadwal Tayang Bioskop NSC Tuban 27 Januari 2023: Ada 6 Film Pilihan untuk Kamu   |   14:00 . Hujan Petir Masih Berpotensi Guyur Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro Hari Ini   |   13:00 . Unik !! Pohon Pisang di Plumpang Kabupaten Tuban Bercabang dan Berbuah 2 Tandan   |   12:00 . Update Sembako Tuban 27 Januari 2023: Cabai Biasa Turun Rp10.000, Telur Ayam Rp2.000/Kilogram   |   11:00 . Kasus Gizi Buruk Anak di Tuban Turun, Angkanya 21,5 % Level Nasional dan 19,2 % di Jatim   |   10:00 . Harga Emas Antam Hari ini 27 Januari 2023 Turun Rp5.000 Per Gram, Sejumlah Stock Kosong   |   09:00 . Desi Astutik Pendamping Produk Halal yang Getol Dampingi Pelaku UMKM   |   08:00 . Cara Rasulullah Berdzikir, Tanpa Alat Hanya Menggunakan Jari   |   07:00 . Resep Bolu Gulung Keju DEBM, Tanpa Menambahkan Tepung   |   20:00 . Miniatur Mobil Jadikan Pemuda Tuban Jutawan, Produknya Tembus Berbagai Kota   |   19:00 . 3.923 Anak di Tuban Putus Sekolah, Salah Satu Pemicunya Menikah Usia Dini   |  
Fri, 27 January 2023
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Belajar dari Peristiwa Anak Ridwan Kamil, Cara Ini Bisa Cegah Tubuh Terseret Arus Sungai

bloktuban.com | Saturday, 28 May 2022 08:00

Belajar dari Peristiwa Anak Ridwan Kamil, Cara Ini Bisa Cegah Tubuh Terseret Arus Sungai Potret Ridwan Kamil bersama putra sulungnya, Emmeril Khan Mumtadz (Instagram/@RidwanKamil)

Reporter: -

bloktuban.com - Anak Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz hilang terseret arus sungai Aare, Swiss yang cukup deras ketika hendak naik ke permukaan, pada Kamis (26/5/2022)

Sebelum hanyut dan hilang, Eril, anak Ridwan Kamil sempat ditolong oleh temannya dengan cara ditarik tangannya. Tetapi, Eril kembali terbawa arus dan dinyatakan hilang beberapa saat kemudian.

Sampai sekarang, Eril pun masih belum diketahui. Sementara, proses pencarian anak Ridwan Kamil oleh tim SAR dan polisi Swiss masih terus berlangsung.

Sejumlah orang mungkin senang berenang di alam bebas, misalnya di sungai seperti yang dilakukan oleh anak Ridwan Kamil.

Tapi, Adhi Nugroho, Pelatih Safety Rescue Renang mengatakan bahwa berenang di kolam renang dan di sungai itu sangat berbeda.

Ia menyarankan orang yang tidak bisa berenang, lebih baik tidak berenang di sungai, laut atau semacamnya.

Sebab, ada banyak hal yang harus diperhatikan seseorang sebelum berenang di sungai, seperti aliran arus sungai, titik masuk dan keluar ketika akan menepi dan karakter sungai lainnya.

Apalagi, sungai di Indonesia yang tergolong memiliki arus lebih deras, banyak bebatuan dan terkadang ada pohon tumbang.

Adhi mengatakan orang yang sudah handal berenang pun bisa saja terseret arus sungai di Indonesi, terlebih orang yang tidak bisa berenang.

Adhi mengatakan sebenarnya ada satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah tubuh terseret arus sungai, salah satunya menggunakan pelampung tali.

Seseorang bisa menggunakan pelampung tali ini ketika berenang di sungai untuk berjaga-jaga ketika tubuh terhanyut oleh arus sungai.

Tapi, Adhi mengingatkan bahwa pelampung tali ini hanya untuk orang yang memang pandai berenang. Bukan berarti orang yang belum bisa berenang dapat menggunakan pelampung tali untuk berenang di sungai.

"Pelampung ini memang khusus bagi orang yang bisa berenang. Talinya bisa diikatkan di tubuh tanpa menghalangi kita berenang. Jadi, kita masih bisa berenang bebas," kata Adhi dikutip dari Suara.com, yang tayang Jumat (27/5/2022).

*Sumber: suara.com

Tag : Emmeril Khan Mumtadz, eril, anak ridwan kamil, terseret arus, sungai, ridwan kamil, arus sungai, sungai Aare, swiss



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat