20:00 . Pemuda Ini Benjol-Benjol Usai Dikeroyok Sekelompok Orang Tak Dikenal   |   19:00 . Warna Hijab Paling Banyak Diminati Remaja, Bikin Kulit Terlihat Lebih Cerah!   |   18:00 . Laris Manis, Aneka Jajanan Murmer Beromzet Ratusan Ribu per Hari   |   09:00 . Rahasia Bisnis Kue Dumbeg Bertahan hingga Tiga Generasi   |   07:00 . Studi Buktikan Lingkungan Hijau dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anak   |   18:00 . Penyuluh Agama Kecamatan Widang Lakukan Gibas Buluh   |   17:00 . Bermodalkan Rp200 Ribu, Pengusaha Kue Ini Beromzet Jutaan   |   13:00 . ORTN BRIN Bersama Anggota DPR RI Bantu Petani Tuban Benih Padi Varietas Inpari Sidenuk   |   12:00 . Bantu Herd Immunity, Wihadi dan Kader Gerindra Tuban Turun Gunung Gelar Vaksinasi   |   09:00 . Jago Bisnis Desain dan Ilustrasi, Pemuda Tuban Diundang ke Wakatobi Ilustrasikan Aset Budaya   |   08:00 . Perempuan Desa Klotok Ini Hasilkan Cuan dari Merajut   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   21:00 . Gemar Buat Kue, Kini Fudgy Brownies Dapur Aga Hadir Di Tuban   |   20:00 . Sate Korea Mr. Baek, Santapan Nikmat Harga Bersahabat   |   18:00 . Baju Bekas Kembali Digemari Jadi Peluang Usaha di Tengah Pandemi   |  
Thu, 21 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pelaku Pelemparan Batu Ke Mapolsek Sempat Terlibat Cek-Cok dengan Warga

bloktuban.com | Sunday, 09 May 2021 16:00

Pelaku Pelemparan Batu Ke Mapolsek Sempat Terlibat Cek-Cok dengan Warga

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Mapolsek Bangilan, Polres Tuban, Minggu (9/5/2020) pagi mejadi sasaran pelemparan batu oleh seorang warga. Akibat pelemparan batu, itu kaca cendela bagian depan mapolsek pecah.

Kasatreskrim Polres Tuban AKP M. Adhi Makayasa saat dikonfirmasi membenarkan adanya perusakan Mapolsek Bangilan dengan cara dilempari batu. 

Menurutnya, pelemparan batu hingga mengakibatkan mapolsek mengalami kerusakan tersebut dilakukan oleh seorang warga yang diduga mengalami gangguan jiwa atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Adapun pemicunya berawal ketika pelaku bernama Bandrek itu sedang berkeliaran di jalan raya. Kemudian terlibat aksi cekcok dengan warga sekitar lantaran pelaku melempari batu rumah warga.

"Sebelum mengamuk, pelaku yang mengalami gangguan mental (ODGJ) itu terlibat cek-cok dengan warga," terang Kasatreskrim Polres Tuban.

Dia menambahkan, setelah mendapatkan laporan, pihak kepolisian kemudian langsung mengamankan pelaku untuk di bawa ke polsek serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kita dapat laporan dari warga, kemudian pelaku ini langsung diamankan di polsek. Tetapi saat berada di polsek pelaku ini kembali mengamuk," imbuh Kasat.

Saat diamankan ke Mapolsek, pihak keluarga pelaku juga di panggil oleh jajaran kepolisian untuk dimintai keterangan. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga bahwa pelaku menggalami gangguan jiwa.

Untuk selanjutnya, pelaku diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit jiwa. Sementara itu, atas kejadian perusakan mapolsek itu, kerugian materil hingga saat ini masih belum diketahui.[hud/col]

 

 

Tag : Mapolsek, Bangilan, Odgj



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more