20:00 . Wamendag: Revitalisasi Pasar Rakyat Perkuat Pemulihan Ekonomi Nasional   |   19:00 . Merantau di Tuban, Residivis Asal Jepara Ini Nekat Gondol Motor Temannya   |   18:00 . Peduli Korban Semeru, Pelajar Tuban Salat Gaib dan Galang Dana   |   15:00 . Overkapasitas, Lagi-lagi Lapas Tuban Terima Pindahan 20 Napi Narkoba   |   14:00 . Suhada Erwin Resmi Jabat Dandim 0811 Tuban   |   13:00 . 7 Kali Dipenjara, Warga Merakurak Lagi-lagi Gasak Handphone Tetangga   |   12:00 . Lepas Sambut Dandim 0811 Tuban, Bupati Halindra Ungkap Kenangan Manis Bersama Viliala Romadhon   |   07:00 . 2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now   |   20:00 . Pemkab, Salurkan Bantuan untuk Korban Gunung Semeru   |   19:00 . Jadi Percontohan Vaksin di Tingkat Kabupaten, Ini Kunci Kesuksesan Glodog   |   18:00 . Mendag: Sukses Beradaptasi, Bisnis Waralaba Jadi Tuan di Negeri Sendiri   |   15:00 . Babak Pertama, Persatu Tertinggal 1-0 dari Persewangi   |   14:00 . Momen HDI, Bupati Tuban Halindra Kabarkan Perkembangan Raperda Difabel   |   13:00 . PPKM Level 3 se-Indonesia Batal, Disiplin Prokes di Pasar Tradisional Tuban Digalakkan Lagi   |   12:00 . Masyarakat Tuban Mulai Antusias dan Tak Takut Ikut Vaksin   |  
Thu, 09 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pelaku Pelemparan Batu Ke Mapolsek Sempat Terlibat Cek-Cok dengan Warga

bloktuban.com | Sunday, 09 May 2021 16:00

Pelaku Pelemparan Batu Ke Mapolsek Sempat Terlibat Cek-Cok dengan Warga

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Mapolsek Bangilan, Polres Tuban, Minggu (9/5/2020) pagi mejadi sasaran pelemparan batu oleh seorang warga. Akibat pelemparan batu, itu kaca cendela bagian depan mapolsek pecah.

Kasatreskrim Polres Tuban AKP M. Adhi Makayasa saat dikonfirmasi membenarkan adanya perusakan Mapolsek Bangilan dengan cara dilempari batu. 

Menurutnya, pelemparan batu hingga mengakibatkan mapolsek mengalami kerusakan tersebut dilakukan oleh seorang warga yang diduga mengalami gangguan jiwa atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Adapun pemicunya berawal ketika pelaku bernama Bandrek itu sedang berkeliaran di jalan raya. Kemudian terlibat aksi cekcok dengan warga sekitar lantaran pelaku melempari batu rumah warga.

"Sebelum mengamuk, pelaku yang mengalami gangguan mental (ODGJ) itu terlibat cek-cok dengan warga," terang Kasatreskrim Polres Tuban.

Dia menambahkan, setelah mendapatkan laporan, pihak kepolisian kemudian langsung mengamankan pelaku untuk di bawa ke polsek serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kita dapat laporan dari warga, kemudian pelaku ini langsung diamankan di polsek. Tetapi saat berada di polsek pelaku ini kembali mengamuk," imbuh Kasat.

Saat diamankan ke Mapolsek, pihak keluarga pelaku juga di panggil oleh jajaran kepolisian untuk dimintai keterangan. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga bahwa pelaku menggalami gangguan jiwa.

Untuk selanjutnya, pelaku diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit jiwa. Sementara itu, atas kejadian perusakan mapolsek itu, kerugian materil hingga saat ini masih belum diketahui.[hud/col]

 

 

Tag : Mapolsek, Bangilan, Odgj



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more