15:00 . Warga Tuban Serbu Pasar Murah Berhadiah Gula Pasir   |   14:00 . 20 BUMDesa Tuban Pamer Produk di Event Besti, Pedagang Kebanjiran Berkah   |   13:00 . Peringatan 50 Tahun IKA UNAIR di Tuban, Khofifah Harapkan Keberkahan   |   12:00 . Kantor Kejari Tuban Dipenuhi Karangan Bunga, Dukung Pelaporan Alvin Liem   |   11:00 . Fashion Show Gadis Pesisir Tuban 2022 Sukses Digelar di Pantai Semilir Socorejo   |   10:00 . Festival Batik Pantai Semilir 2022 || Pantai SEMILIR   |   09:00 . Empat Film Bioskop NSC Tuban di Akhir Pekan, Pilih yang Mana!   |   08:00 . Prediksi Cuaca Tuban 24 September 2022: Sore Hari Hujan Ringan dan Berawan Tebal   |   07:00 . BPS Laporkan Penurunan Kunjungan Wisata Mancanegara di Jatim   |   06:00 . KONI Jatim Libatkan Hope Physioteraphy di Puslatda Jelang PON XX 2024   |   05:00 . Hadiri 50 Tahun IKA UNAIR di Tuban, Gubernur Khofifah Dijadwalkan Gowes hingga Tanam Mangrove   |   23:00 . Desa Jlodro Tuban Mencekam, Berawal dari Sakit Hati Kakek Bacok Tetangganya hingga Tewas   |   22:00 . Pengurus IKAMI ATTANWIR Tuban Dilantik, Ketum : Kita Harus Kompak dan Semangat   |   21:00 . Diduga Cemarkan Intitusi Kejaksaan di Youtube, Persaja Tuban Laporkan Alvin Liem ke Polisi   |   20:00 . Jadi Souvenir G20, Menparekraf RI Puji Produk Teh Herbal Binaan Pertamina   |  
Sun, 25 September 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Nyai Hj. Basiroh Shoimuri Pendiri IPPNU Wafat di Usia 83 Tahun

bloktuban.com | Wednesday, 20 January 2021 09:00

Nyai Hj. Basiroh Shoimuri Pendiri IPPNU Wafat di Usia 83 Tahun

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Nyai Hj. Basiroh Shoimuri adalah salah satu tokoh Pendiri Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) kelahiran Boyolali, 9 Agustus 1937. Dikabarkan wafat pada Selasa (9/1/2021) pukul 20.50 WIB di RSNU Tuban. 

Nyai Basiroh wafat  di usia 83 tahun. Alumni PC IPNU Tuban, Saiful Adam menceritakan secuil kisah hidup putri dari KH. Shoimuri Rais PCNU Boyolali itu. 

"Beliau pernah menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) IPPNU ke-2, menggantikan teman sejawat atau ketua sebelumnya yang juga pendiri IPPNU yakni Umroh Mahfudhoh," terang Saiful kepada reporter blokTuban.com, Rabu (20/1/2021). 

Nyai Basiroh, lanjut Saiful juga masih kerabat dengan wakil bupati Rembang terpilih, Gus Hanis dan Menteri Agama (Menag) RI, Gus Yaqut. Keduanya memanggil Nyai Basiroh sebagai budhe. 

Kisah perjalanan perjuangan Nyai Basiroh juga tercatat di NU Online. Di laman tersebut istri dari KH. Zawawi menjadi kader generasi awal IPPNU dan saksi terbentuknya organisasi yang dulunya bernama IPNU Putri itu. 

Perjuangan di eranya tidak mudah karena terbatasnya fasilitas. Hal itu tak menjadi penghalang bagi Nyai Basiroh dan kader lainnya.

Saat menjadi Ketua PP IPPNU, Basiroh dikenal sebagai sosok peletak dasar organisasi. Kala itu mewarisi cabang bentukan Umroh dan berhasil melipatgandakan sampai 60 cabang hingga akhir kepengurusannya. 

Di usia senjanya, Nyai Basiroh mengabdikan hidupnya mendampingi murid dan santrinya di Madrasah Al-Hidayah Jenu yang didirikan bersama mendiang suaminya. 

Ada beragam kegiatan rutin yang dijalani Nyai Basiroh hingga akhir hayatnya. Tercatat mengisi jadwal pengajian di Majelis Taklim Al Istiqomah Jenu setiap hari kamis, di Masjid Agung pada hari Jumat pahing, di Musala Glodog Palang dan masih banyak lagi. 

Selama 83 tahun Basiroh memegang motto menjadi manusia yang berguna bagi agama, nusa dan bangsa. Motto itulah yang membuat perjuangannya tak pernah berhenti semasa hidup. [ali/ono]

 

Tag : ippny, yaibasiroh, pendiri, wafat



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 20 September 2022 05:00

    Opini

    Menata (Serius) Kompetisi Olahraga ?

    Menata (Serius) Kompetisi Olahraga ? Ada celetukan yang sering muncul di antara teman-teman pelatih olahraga begini, latihan terus menerus tanpa bertanding itu sama artinya dengan merasa hebat tapi tidak teruji dan terbukti. Latihan terus tanpa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat