19:00 . Keluarga Besar BMG Tahlil dan Doa Secara Virtual untuk Almarhum Mas Muha   |   18:00 . Menikah Saat PPKM, Kemenag Gratiskan Biaya Swab Catin   |   17:00 . Pemilik Warung Wrong Way Divonis 5 Bulan Penjara   |   15:00 . DPRD Temukan KPM Tak Bisa Cairkan Bansos hingga Sembako Numpuk di Agen   |   14:00 . Baksos dan Jam Malam Berjalan Beriringan di Tengah Pandemi   |   13:00 . Begini Cerita Pilu KPM Asal Plumpang Tidak Menerima BPNT 7 Bulan   |   08:00 . Mas Muha: ‘Petarung Tangguh’ Kembali ke PenciptaNya   |   07:00 . Cuaca Panas Bisa Bikin Lelah Ibu Hamil, Simak Tips Berikut   |   20:00 . AMSI Crisis Center, Wadah Edukasi dan Bantuan Konsultasi Covid-19 Diluncurkan   |   19:00 . Farida Hidayati Bagi Sembako dan Vitamin pada Warga   |   18:00 . Polisi Dalami Temuan Mensos Terkait Penyaluran BPNT di Tuban   |   14:00 . Kapolres dan Dandim Tuban Berangkatkan Tim Relawan Tracer Corona   |   11:00 . Dari Hobi Baca, Wijayanto Punya Usaha Brand Kaos Lokal   |   07:00 . Tips Mengendalikan Emosi dari Psikolog: Jeda dan Atur Napas   |   18:00 . 51 Ton Bantuan Beras Didistribusikan, Kapolres: Harus Tepat Sasaran   |  
Thu, 29 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Selain Rapat Umum, Jenis Kampanye Ini Ditiadakan

bloktuban.com | Friday, 25 September 2020 14:00

Selain Rapat Umum, Jenis Kampanye Ini Ditiadakan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) meniadakan segala bentuk kampanye yang mengerahkan massa dalam jumlah banyak. Hal itu dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 selama masa pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Ditiadakannya kegiatan kampanye dengan mengerahkan massa dalam jumlah banyak tersebut tertuang dalam PKPU Nomor 13 Tahun 2020 yang baru diterbitkan oleh KPU RI, pada Kamis (25/9/2020) kemarin.

Dalam PKPU nomor 13 /2020 disebutkan, pasal 88 huruf C poin (1) Partai Politik atau gabungan partai politik, pasangan calon, tim kampanye, dan/atau pihak lain dilarang melaksanakan kegiatan lain sebagaimana dimaksud Pasal 57 huruf g dalam bentuk:

a.Rapat umum; 
b. Kegiatan kebudayaan berupa pentas seni, panen raya, dan/atau konser musik; 
c. Kegiatan olahraga berupa gerak jalan santai, dan/atau sepeda santai; d. perlombaan; 
e. Kegiatan sosial berupa bazar dan/atau donor darah; dan/atau 
f. Peringatan hari ulang tahun Partai Politik.

"Jadi, berdasarkan PKPU Nomor 13 Tahun 2020 yang memang baru terbit semalam dipastikan kedepan selama tahapan Pilkada Serentak Lanjutan 2020, termasuk di Kabupaten Tuban para Paslon, LO, Tim Kampanye, Parpol dan pihak lainnya tidak lagi diperbolehkan berkampanye dengan bentuk lain. Diantaranya, rapat umum, pentas seni, kegiatan perlomban, kegiatan olahraga dan berbagai bentuk kegiatan yang mendatangkan kerumuman massa," terang Komisioner KPU Jawa Timur, Gogot Cahyo Bhaskoro saat monitoring pelaksanaan pengundian nomor urut Pilkada serentak 2020 Kabupaten Tuban.

Dia berharap, para pasangan calon mematuhi hal itu sebagai bentuk komitmen KPU dalam menindaklanjuti berbagai masukan dan aspirasi dari berbagai pihak agar kegiatan kampanye yang berpotensi mendatangkan kerumunan itu bisa dihindarkan.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Tuban Fathul Ikhsan menambahkan, usai tahapan pengundian nomor urut Paslon, tahapan selanjutnya yang paling dekat adalah tahapan kampanye yang dimulai pada 26 September. 

Adapun sesuai dengan perubahan aturan kampanye yang baru, kampanye dengan metode rapat umum, bazar serta kampanye yang berpotensi mengumpulkan banyak massa dihapus.

"Jadi, nanti tidak akan ada lagi kampanye dengan metode rapat umum, bazar, Kemudian jalan santai dan yang sifatnya mengumpulkan kerumunan massa itu dihapus. Namun masih diperbolehkan kegiatan rapat terbatas dengan batasan  50 peserta per kegiatan," ungkap Fathul.[hud/col]

Tag : Pilkada, peraturan

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat