17:00 . Enam Film Ini Diputar di Bioskop NSC Tuban Akhir Pekan   |   16:00 . Akhir Pekan, Cabai Keriting dan Rawit Tuban Turun   |   15:00 . Dahaga Pedagang Sapi Tuban Terobati, Berharap Ekonomi Pulih   |   14:00 . Resmi Dibuka Hari Ini, Pasar Hewan Tuban Diserbu Penjual Sapi Lokal dan Luar Kota   |   13:00 . Peringatan Dini 3 Harian : Waspada Angin Kencang di Tuban, Bojonegoro dan Lamongan   |   12:00 . Mantan CEO Arema Ajak Ringankan Beban Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Malang   |   11:00 . YLBH Minta Negara Bertanggung Jawab Atas Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang   |   10:00 . Sang Penjaga Bumi   |   09:00 . Lirik Lagu 'Teteg Ati' dan Chord - Happy Asmara Trending di Youtube   |   08:00 . 3 Amalan Sambut Maulid Nabi, Wujud Cinta Terhadap Rasullah SAW   |   07:00 . Layanan Jantung di RSUD Koesma Tuban Belum Bisa Diakses Pasien BPJS   |   06:00 . Bukit Lei Resmi Jadi Venue Paralayang Kedua di Tuban, Langsung Dipakai Liga Jatim Seri II   |   05:00 . Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, 127 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia   |   19:00 . Ribuan Masyarakat Padati Festival Bakar Ikan di Tuban   |   18:00 . Peringati Hari Jadi Tuban ke 729, Kecamatan Jenu Bakar 7.290 Ekor Ikan   |  
Sun, 02 October 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Rumah dan Toko di Jenu di Eksekusi

Pemilik Ruko Mengaku Tidak Dilibatkan Lelang Bank

bloktuban.com | Thursday, 11 August 2016 13:00

Pemilik Ruko Mengaku Tidak Dilibatkan Lelang Bank

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Pemilik rumah dan toko (Ruko) yang dieksekusi hari ini, Kamis (11/8/2016), merasa dipermainkan.

Kepada blokTuban.com, Ana Nur Ayati, pemilik ruko di Desa/Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, tersebut mengaku sama sekali tidak mengetahui ketika rumahnya dilelang oleh bank.

[Baca juga: Rumah dan Toko di Jenu Dieksekusi ]

"Kredit tersebut memang macet sekitar setahun, kemudian memang ada surat dari bank. Tapi kami tidak pernah diberitahu kalau rumah dilelang," kata Ana Nur Ayati, kepada blokTuban.com, Kamis (11/8/2016).

Awalnya, dia mengaku meminjam uang di Bank Mega pada kisaran tahun 2013 dengan jumlah sekitar Rp450 juta. Selang di tengah perjalanan pengembalian, kredit macet dan dia tidak mampu membayar hutang. Pihak bank sempat beberapa kali memberikan surat agar hutan dibayar, tapi diakuinya belum pernah memberikan pemberitahuan dan keterangan mengenai lelang rumah.

"Pertanyaan saya, kenapa pihak bank tidak pernah melibatkan saya sebagai pemilik rumah dalam proses lelang?. Mendadak saja ada orang tak dikenal yang ke rumah dan mengaku sebagai pemenang lelang dan sudah membeli rumah dan ruko saya," kata Ana.

Keluarga dia baru tahu kalau rumah miliknya sudah dilelang bank, setelah datang seseorang yang mengaku sebagai pemenang lelang. Selain itu juga pernah ada upaya negoisasi kedua belah pihak, tetapi pemenang lelang meminta harga yang cukup tinggi, yakni sekitar Rp800 juta. Sehingga dia tidak bisa menyanggupinya.

"Kalau mintanya sesuai dengan hutang saya di bank (Rp450 juta) mungkin kami sanggup, tapi minta pemenang lelang sesuai harga bank yakni Rp800 juta," tandas Ana. [pur/ito]

Tag : ruko, jenu, bank, eksekusi, pn



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 October 2022 10:00

    Blok Cerpen

    Sang Penjaga Bumi

    Sang Penjaga Bumi Guruh, ia adalah seorang anak yang ditinggal oleh kedua orang tuanya. Sejak kedua orang tuanya berpisah ia tinggal bersama mbok Yam. Guruh dan mbok Yam hidup sebatangkara. Setiap harinya selalu berkelana, jalan-jalan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat