Pengunjung Mengeluh, Air Terjun Nglirip Tak Mengalir

Reporter: Ahmad Syahid

blokTuban.com - Meskipun Wisata Air Terjun Nglirip meningkat jumlah pengunjungnya, namun mereka tidak merasakan keindahan panorama alam yang biasa disuguhkan, yakni aliran air yang terjun dari ketinggian. Hal ini menjadikan banyak pengunjung yang kecewa. Sebab dari pengelola tidak mengalirkan air dari bendungan, padahal volume air di bendungan seluas 1.292 Ha, bisa dikatakan cukup dan bisa dialirkan.

Salah satu pengunjung, Roisah (22) mengaku, ia bersama teman-temanya kecewa. Sebab sudah jauh-jauh dari rumah dan penasaran bagaimana keindahan Air Terjun Nglirip, tapi ternyata air terjun tidak mengalir. Hal ini sangat disayangkan sekali.

"Sungguh kecewa mas. Sudah jauh-jauh, nyampai sini kok Air Terjunnya tidak mengalir. Apalagi kita sudah membayar tiket masuk," ujar perempuan asal Cepu tersebut kepada blokTuban.com.

Salah satu petugas karcis, Afrizal, membenarkan bahwasannya Air Terjun Nglirip yang tidak mengalir merupakan pemicu utama para pengunjung mengeluh dan kecewa. Pihaknya menyadari itu, bersama Ketua RT setempat sudah koordinasi dengan Dinas Perairan yang mengelola bendungan, terkait Air Terjun Nglirip yang tak mengalir. Namun hal tersebut ditolak, pihaknya sebenarnya ingin membagi sistem perairan, sehingga Air Terjun masih bisa mengalir dan irigasi sawah untuk petani juga tetap maksimal.

"Ya cukup disayangkan. Kan sudah musim penghujan. Tapi baru 4 hari inilah Air Terjunnya tidak dialirkan. Alasan dari Dinas Perairan sih airnya digunakan untuk irigasi sawah," ujarnya kepada blokTuban.com.

Selanjutnya, menurut salah satu pengelola, Sutrisno, mengaku karena kebutuhan air untuk irigasi cukup banyak, maka volume air yang berada di bendungan digunakan untuk keperluan irigasi sawah petani. "Sebab sebagian besar petani tengah memasuki musim tanam. Jadi ya butuh air yang banyak. Sehingga air terjunya tak dialirkan," ujarnya kepada blokTuban.com. [hid/rom]