Skip to main content

Category : Tag: Dumbeg


Terkenal dengan Dumbeg, Begini Sejarah Desa Kesamben Tuban yang Diambil dari Nama Pohon Kesambi

Memiliki letak yang strategis, Desa Kesamben terletak di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Desa seluas 660 Ha ini dihuni oleh penduduk sebanyak kurang lebih 5.310 jiwa dengan mayoritas penduduk bermatapencarian sebagai petani. Desa Kesamben ini juga terkenal sebagai penghasil jagung karena di desa ini hasil tani yang paling banyak berupa padi dan jagung.

Rahasia Bisnis Kue Dumbeg Bertahan hingga Tiga Generasi

Bagi pecinta jajanan tradisional terutama yang berada di Kabupaten Tuban, pasti sudah tahu apa itu kue dumbeg. Kue yang berasal dari tepung beras dan berwarna merah kecokelatan tersebut biasa dibungkus dengan daun siwalan/lontar yang berbentuk spiral. Kue dumbeg memiliki tekstur yang kenyal dengan rasa manis dan sedikit gurih.

Jajanan Dumbek Khas Tuban Terenak Sejak 1885

Kabupaten Tuban memiliki jajanan tradisional yang cukup populer di kalangan masyarakat. Bahkan jajanan yang dibungkus daun siwalan bernama lontar ini diminati hingga luar negeri yaitu Malaysia.

Panganan Tuban di Kecamatan Plumpang

Satu Warga Produksi 2.500 Dumbeg

Mulai dari pembuatan sampai bisa dipasarkan, dumbeg yang enak ternyata membutuhkan waktu kurang lebih 7 jam. Karena dumbeg jika diluar bertahan paling lama satu hari, sehingga pembuatan harus diperhitungkan dari waktu penjualan, dan tidak boleh molor.

Panganan Tuban asal Kecamatan Plumpang

Dumbeg Gula Jawa Khas Seribu Jubung

Satu lagi makanan (sebut: panganan) khas Bumi Wali, sebutan akrab Kabupaten Tuban, yang cukup enak dan menggiurkan penikmat jajanan tradisional. Namanya dumbeg, asal Dusun Kesamben Barat, Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Panganan tersebut sangat berbeda, karena diproduksi secara tradisonal oleh warga di seribu jubung, sebutan lain Kecamatan Plumpang.