Tiga Hari, Peternak Ayam Tuban Kehilangan 7 EKor Ayam

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Sejumlah peternak ayam kampung di Kabupaten Tuban, mengeluhkan penyakit unggas mereka dalam beberapa pekan trakhir ini meninggal secara mendadak. Hal tersebut, disinyalir lantaran pergantian musim atau musim pancaroba dari musim kemarau ke musim penghujan.

Salah seorang peternak ayam kampung, Masruh warga di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban mengatakan jika banyak hewan ternaknya yang sakit dan mati, pada peralihan cuaca ini.

“Sudah beberapa hari ini ayam ternak saya banyak yang mati, karena sakit. Kemarin dalam tiga hari mati 7 ekor langsung, ada yang ayam jago tapi ada ayam yang masih kecil-kecil. Saya tanya ke tetangga ternyata juga sama,” ungkapnya kepada blokTuban.com, Jumat (21/10/2022).

Menurutnya, sebelum ayam-ayam ternaknya mati, hewan berkaki dua tersebut sempat menunjukkan beberapa gejala sakit. Seperti nafasnya yang ngorok, berlendir, hingga nafsu makannya yang menurun.

Mengetahui hewan ternaknya yang sakit, bapak dari dua orang anak ini sudah berusaha untuk mengatasinya, dengan memberikan sejumlah obat-obatan dan juga vitamin pendukung, dengan harapan hewannya tersebut bisa sembuh. Namun kenyataanya, justru berujung dengan kematian.

Baca juga :

Pasar Hewan Tuban Dibuka di Tengah PMK, Kabid Keswan: Hanya Sedikit Penambahan Kasus

Kasus DBD Masih Tinggi, Dinkes Tuban Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat

4 Penyakit yang Perlu Diwaspadai Saat Musim Pancaroba di Tuban, Demam Berdarah Paling Gawat

“Sebenarnya melihara ayam ini cuma hobi saja, tapi kalau banyak yang mati seperti ini ya sedih. Rata-rata ayam saya itu mati awalnya karena nggak doyan makan, lemes, terus ngorok. Sebenarnya ini bukan pertama kali, dulu saya juga pelihara mentok juga seperti itu,” jelasnya.

Keluhan serupa, ternyata juga disampaikan oleh peternak ayam kampung lainnya, Kasrun juga  mengaku jika belakangan ini hewan ternaknya juga banyak yang mati, pada peralihan musim ini.

“Memang banyak yang mati mbak, ayam saya yang kecil-kecil itu 10 mati semua, tapi ya memang nggak barengan. Padahal ayam itu baru tiga mingguan saya beli,” ungkapnya.  [Sav/Ali]

 

Temukan konten blokTuban.com menarik lainnya di GOOGLE NEWS