21:00 . Tarik Investasi, SKK Migas Jadwalkan Konvensi Hulu Migas   |   20:00 . Peresmian Balai Seni Budaya Nusantara Tuban Dihadiri Nomo Koeswoyo   |   19:00 . Sigini Biaya Pasang Sambungan Baru Air PDAM Tuban Golongan I, II, dan III   |   18:00 . Women King dan Pamali Tayang di Bioskop NSC Tuban Hari Ini   |   17:00 . Tuban Tekno – Inkubasi Inovasi Tahun 2022 Resmi Ditutup   |   16:00 . Lirik Lagu HELLO - TREASURE Beserta Terjemah Bahasa Indonesia   |   15:00 . Beras di Tuban Turun, Telur Ayam Naik   |   14:00 . Sopir Mengantuk, Truk Pengangkut Ayam Terguling di Tuban Rugi Belasan Juta   |   13:00 . Habis Shubuh Rumah Warga Tuban Terbakar, Surat Berharga dan Uang Tunai Lenyap   |   12:00 . Lowongan Kerja Nakes di RS Muhammadiyah Babat untuk Bulan Oktober 2022   |   11:00 . Turun Rp5.000, Harga Emas Antam Dibanrol Rp957.000 Per Gram   |   10:00 . Doa Memohon Agar Memiliki Anak Berakhlah Terpuji   |   09:00 . Hasil Audit BKN Temukan Kesalahan Mutasi 530 Pejabat di Tuban, Ini Respon Jubir Pemkab   |   08:00 . Hebat! Koarmada II Pecahkan Rekor Muri Water Trappen di HUT ke-77 TNI   |   07:00 . Anak Usaha Pertamina Punya 17 Rumah Sakit di Jawa Timur, Terbanyak di Gresik   |  
Thu, 06 October 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Mengaku Sering Diremehkan Karena Disabilitas, Moch Saerozi Balas dengan Prestasi Olahraga

bloktuban.com | Sunday, 05 June 2022 10:00

Mengaku Sering Diremehkan Karena Disabilitas, Moch Saerozi Balas dengan Prestasi Olahraga Saerozi membuktikan ia bis aberprestasi sebagai atlet paralimpik. (Nur/blokTuban.com)

Reporter: Muhammad Nurkholis

blokTuban.com – Moch Saerozi remaja Asal Desa Klotok, Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban membuktikan bahwa kekurangan tidak menghalanginya untuk tetap berprestasi. 

Memiliki keterbatasan fisik tidak menjadi batu penghalang bagi remaja yang terlahir dengan satu tangan ini.  Ia membuktikannya dengan mengantongi sejumlah medali penghargaan dari beberapa perlombaan olahraga.

Kecintaannya dibidang olahraga rupanya telah muncul sejak kecil. Saerozi kecil pernah mendapat juara 1 perlombaan bulu tangkis tingkat kabupaten sewaktu masih duduk di bangku MI.

Sebagai penyandang disabilitas ia tidak merasa minder atau anak muda menyebutnya insecure dengan anak-anak lain. 

Saat di tingkat MTs, ia mulai menjajal olahraga bola voli dan di ajang  kompetisi seni dan olahraga (aksioma), ia dan timnya berhasil menjadi 10 besar di tingkat provinsi. Pernah juga, saat itu bersama tim bola volinya ia berhasil menjadi juara tingkat SMA di Kabupaten Lamongan.

“Setiap perlombaan itu saya ikut perlombaannya orang yang non distabilitas awalnya ya di remehkan tapi saya semakin bertekat untuk membuktikan saya bisa berprestasi,” Ucap Rozi kepada blokTuban.com.

Selepas SMA, Saerozi ingin mengikuti voli pantai tetapi akibat kekurangannya ia tidak diperbolehkan. Lantas ia bergabung di tim voli desa. 

Saerozi memutuskan bergabung dengan National Paralimpic Commite Indonesia (NPCI) atas saran seseorang yang ia temui sewaktu jalan-jalan ke Mojokerto beberapa tahun lalu. Saat ini Saerozi telah bergabung dengan NPCI sekitar 3 tahun. 

Saat ikut NPCI Rozi sudah mengantongi beberapa medali seperti medali emas di lompat jauh, medali perak lempar lembing, medali perunggu lari dalam Kejurprov 2020 di Surabaya. Dalam Peparprov 2021 ia berhasil mengantongi dua medali yaitu medali perak lompat jauh, medali perunggu lempar lembing.

Saerozi terus memotivasi diri. Ia berharap dalam  Kejurprov 2022 ini harus bisa mendapatkan medali dan akan berusaha untuk mendapatkan emas di setiap cabor yang diikuti. Ia mengikuti beberapa cabor seprti lempar lembing, lompat jauh dan voli duduk.

"Untuk teman-teman disabilitas di luar sana agar jangan putus asa dan tetap kuat jangan malu dan buktikan dengan prestasi agar tidak diremehkan," tandasnya. [Nur/Dwi] 

Tag : paralimpik, disabilitas, Kabupaten Tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 October 2022 10:00

    Blok Cerpen

    Sang Penjaga Bumi

    Sang Penjaga Bumi Guruh, ia adalah seorang anak yang ditinggal oleh kedua orang tuanya. Sejak kedua orang tuanya berpisah ia tinggal bersama mbok Yam. Guruh dan mbok Yam hidup sebatangkara. Setiap harinya selalu berkelana, jalan-jalan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat