16:00 . Nasabahnya Jadi Korban Link Mirroring , BRI Tuban: Itu Keteledoran, Tak Ada Ganti Rugi   |   15:00 . Film Berjudul Sandal, Antarkan Guru Tuban Juara di GCC Batch 3   |   14:00 . Cabai dan Tomat di Tuban Turun Rp3.000, Telur Ayam Naik Rp1.833 per Kilogram   |   13:00 . Prediksi Cuaca Tuban 28 November: Hujan Merata di Siang Hari   |   12:00 . ASN Tuban Kebobolan Uang Rp10 Juta di Rekenig Tabungan BRI   |   11:00 . Lowongan Kerja Crew Resto Mie Gacoan yang Akan Buka di Bojonegoro   |   10:00 . Nikah di Tengah Banjir, Pengantin Asal Bojonegoro Viral di Medsos   |   09:00 . Harga Emas Antam Hari ini 28 November 2022 Berada di Level Rp977.000 Per Gram   |   08:00 . Doa Pembuka Rezeki, Diamalkan Rasulullah SAW Setelah Shalat Wajib Subuh   |   07:00 . 321 Korban Meninggal, Tersisa 11 Orang Hilang Pasca Gempa Cianjur   |   06:00 . Komunitas Resik Tuban Santuni Puluhan Anak Yatim Tuwiri Wetan   |   05:00 . Es Lumut Aneka Rasa Disukai Anak Sekolah di Tuban   |   16:00 . Optimalkan Marketing Online, Produk UMKM Tuban Tembus Toko Modern hingga Luar Negeri   |   15:00 . Peringati Hari Pohon se-Dunia, 22 Komunitas dan Ormas Gelar Reboisasi di Tuban-Bojonegoro   |   14:00 . Setujui APBD Tuban 2023, Fraksi PKB DPRD Ajukan 18 Syarat   |  
Mon, 28 November 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

MUI: Hewan Ternak Bergejala PMK Berat Tidak Sah Dikurbankan !

bloktuban.com | Wednesday, 01 June 2022 08:00

MUI: Hewan Ternak Bergejala PMK Berat Tidak Sah Dikurbankan ! Pasar hewan di Kecamatan Tuban. (blokTuban.com)

Reporter: Dwi Rahayu

blokTuban.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Ketua Bidang Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh mengatakan, hukum berkurban menggunakan hewan terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kategori berat tidak sah pada pelaksanaan Idul Adha.

Fatwa ini, oleh Asrorun disebutkan berlandaskan Fatwa MUI Nomor 32/2022 yang menjelaskan ketentuan penyembelihan hewan kurban yang terkena PMK seperti yang marak terjadi belakangan ini.

Jika mendapati hewan yang dinyatakan mengidap PMK bergejala klinis kategori berat perlu diperhatikan betul. Jika terlihat kuku melepuh hingga terlepas, kaki terlihat pincang atau bahkan tidak mampu berjalan, tidak nafsu makan dan menyebabkan kurus sudah jelas tidak masuk dalam kategori hewan yang layak dijadikan kurban.

"Hewan yang terkena PMK dengan gejala klinis kategori ringan, seperti lepuh ringan pada celah kuku, kondisi lesu, tidak nafsu makan dan keluar air liur lebih dari biasanya, hukumnya sah dijadikan hewan kurban," kata Asrorun dalam konferensi pers daring yang diikuti dari Jakarta, Selasa (31/5/2022).

 Fatwa MUI terkait hukum berkurban di musim wabah PMK ini implementasinya melihat kondisi hewan ternak pada sebelum hari H Idul Adha  

Jika kondisi ternak yang teridikasi PMK kategori berat kemudian sembuh, dalam rentang waktu pelaksanaan kurban yakni tanggal 10 - 13 Zulhijah, berdasarkan fatwa MUI Nomor 32/2022 sah disembelih. 

"Ketidakabsahan hewan ternak yang dijadikan kurban yaitu mengalami cacat fisik,seperti telinganya terpotong," tambahnya.

Amannya, hewan yang akan digunakan untuk kurban perlu dilakukan vaksinasi. Telinga hewan dilubangi dan diberi tanda eartag untuk bukti aman disembelih atau sebagai penjelas identitasnya. (suara.com)

Tag : Fatwa MUI kurban, PMK, Tidak sah kurban, Kabupaten Tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 06 November 2022 11:00

    Blok Cerpen

    Takdir

    Takdir Entah apa saja yang sudah kulewati di tahun 2020, aku hanya ingin menuliskan sebuah pintu harapan....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat