08:00 . 3 Hal Penting Urusan Hutang-Piutang dalam Islam   |   19:00 . Hujan Deras Akibatkan Longsor di Banyuurip Tuban   |   18:00 . Lirik Lagu Dreamers - Jungkook (BTS) Feat Fahad Al Kubaisi OST Piala Dunia 2022 dan Terjemah   |   17:00 . Warga Tuban Dikagetkan Seekor Ular Piton di Depan Rumahnya   |   16:00 . Cabor Kick Boxing Tuban Sabet 16 Medali di Usia yang masih muda   |   15:00 . Jelang Nataru, TPID Tuban Lakukan Pengawasan Kenaikan Harga Sembako di Pasar Baru Tuban   |   14:00 . Meriahkan Hari Jadi Tuban Ke-729, Puluhan Tukang Becak Ikuti Lomba Ketangkasan   |   13:00 . Hobi Diecast yang Menghasilkan Cuan, Pemuda Asal Tuban Buka Jasa Modifikasi Mobil Miniatur   |   12:00 . UMK Tuban Dipastikan Naik Tahun Depan   |   11:00 . 10 Organisasi Profesi di Tuban Tolak Ruu Kesehatan, Ini Bunyi Tuntutannya   |   10:00 . PLN Adakan Peningkatan Keandalan Listrik pada 2 Kecamatan di Tuban 1 Desember 2022 Mendatang   |   09:00 . Trend Harga Emas Antam Turun, Hari ini 29 November 2022 Dibandrol Rp977.000 Per Gram   |   08:00 . Doa Supaya Selamat dari Segala Bencana dan Mara Bahaya   |   18:00 . Sosiawan Leak Tour ke Tuban, Antusias Berpuisi Tinggi   |   17:00 . Sinopsis Film Argantara yang Dibintangi Aliando dan Natasha Wilona   |  
Wed, 30 November 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Bukan Gelombang Panas, Ini Penyebab Cuaca Panas Belakangan Ini Versi BMKG Tuban

bloktuban.com | Saturday, 14 May 2022 13:00

Bukan Gelombang Panas, Ini Penyebab Cuaca Panas Belakangan Ini Versi BMKG Tuban BMKG Tuban himbau warga aktifitas di dalam ruangan dan menjaga pola minumnya. (Foto:Sav/blokTuban.com)

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Cuaca panas belakangan ini kerap melanda sebagaian besar wilayah Indonesia. Maka tak heran, jika masyarakat sering mengeluhkan suhu panas yang mengakibatkan badan lebih gerah dibandingkan biasanya. 

Menanggapi hal tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Tuban menyebut jika cuaca panas yang dirasakan beberapa hari belakangan ini diakibatkan oleh beberapa faktor. 

“Fenomena panas atau rasa sumuk yang akhir-akhir ini terjadi disebabkan antara lain, satu posisi matahari. Sekarang posisi matahari sudah berada di utara garis khatulistiwa, sehingga hal ini sebagai tanda bahwa akan masuk musim kemarau,” terang Kepala BMKG Tuban, Zem Irianto Padama saat dikonfirmasi oleh blokTuban.com, Sabtu (14/5/2022).

Musim kemarau sendiri, lanjutnya jika ditandai dengan pertumbuhan awan dan fenomena hujan yang berkurang, sehingga terbilang sangat wajar jika kondisi udara pada siang hari sangat panas karena tidak adanya pertumbuhan awan. 

Untuk itu, ia menegaskan jika cuaca panas ini terjadi bukan berasal dari gelombang panas, melainkan karena kondisi menjelang musim kemarau. Lebih dari itu, Kepala BMKG Tuban juga menyebutkan syarat dari adanya gelombang panas ialah apabila dalam lima hari atau lebih secara berturut-turut suhu maksimum harian berlebih. 

“Fenomena panas ini bukan karena gelombang panas, syarat gelombang panas itu apabila dalam 5 hari berturut-turut suhu maksimum harian lebih tinggi dari suhu maksimum rata-rata hingga 5 derajat celcius,” tegasnya. 

Untuk itu, Zem juga mengimbau untuk terus mewaspadai adanya fenomena panas ini, sebab diprediksi terjadi hingga Bulan Mei. 

“Perlu diwaspadai bahwa fenomena panas (panas terik) atau rasa sumuk yang dirasakan ini diprediksi terjadi sampai Bulai Mei,” imbuhnya. 

Sementara itu, dilansir dari akun instagram resmi BMKG jika cuaca panas ini akan terus berlanjut hingga pertengahan Bulan Mei 2022. Oleh karena itu, BMKG menyarankan untuk masyarakat yang banyak melakukan aktivitas di luar rumah untuk menjaga kondisi tubuh, terutama stamina dan kecukupan cairan. [Sav/Ali]

Tag : Tuban, Kabupaten Tuban, cuaca panas, matahari, katulistiwa, gelombang panas, BMKG Tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 06 November 2022 11:00

    Blok Cerpen

    Takdir

    Takdir Entah apa saja yang sudah kulewati di tahun 2020, aku hanya ingin menuliskan sebuah pintu harapan....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat