19:00 . Wasit Keluarkan 2 Kartu Merah, Tim Salafiyah Kholidiyah Plumpang Lolos FInal   |   18:00 . Nurul Qur’an Bancar Kebobolan 8 Gol, Kesebelasan Mutholibul Huda Jenu Lolos Final   |   17:30 . Trending! Nathalie Holscher Gugat Cerai Sule, Putri Delina Disebut Biang Keladi   |   17:00 . Manganan di Gedongombo Tuban : Berharap Tanaman Lebih Subur   |   16:00 . Tumpah Ruah 1.700 Warga Gedongombo Tuban Manganan di Makam Syeh Maulana Iskhak Al-Maghribi   |   15:00 . Persiapan Wukuf, Jemaah Haji Asal Tuban Mulai Geser ke Arafah   |   14:00 . Harga Bawang Putih di Tuban Naik Ikuti Bawang Merah, Hampir Setara Minyak Goreng Kemasan   |   13:00 . 10 Destinasi Wisata di Tuban Pas Banget Buat Liburan Idul Adha, Buruan Piknik!   |   12:00 . Meraup Cuan dari Usaha Tusuk Sate Jelang Idul Adha di Tuban   |   11:30 . Tusuk Sate Tuban, Usaha Keluarga Sejak 1987   |   11:00 . Ramalan Shio 7 Juli 2022: Bisa Jadi yang Kalian Butuhkan Adalah Healing!   |   10:30 . Bakal Tusuk Sate di Tuban Dijemur Sehari   |   10:00 . Lowongan Kerja Lulusan SMA hingga S1 Ada 10 Formasi di PT Indofood Group   |   09:30 . Kampung Tusuk Sate di Tuban   |   09:00 . Prestasi Tuban di Porprov Jatim VII Melesat, Mas Bupati Turun Langsung hingga Atlet Pecahkan Rekor   |  
Thu, 07 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Penjelasan BMKG Fenomena Angin yang Robohkan Tenda Safari Ramadan Bupati Tuban

bloktuban.com | Saturday, 09 April 2022 10:00

Penjelasan BMKG Fenomena Angin yang Robohkan Tenda Safari Ramadan Bupati Tuban Kepala BMKG Tuban, Zem Irianto Padama (Foto:Ali/blokTuban.com)

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Fenomena angin kencang yang merobohkan tenda kegiatan Safari Ramadan 1443 Hijriyah yang dihadiri Bupati Tuban, Aditya Halindra pada Jumat (8/4) sore masih menjadi perbincangan publik. Menyikapi hal tersebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tuban juga angkat bicara. 

Kepala BMKG Tuban, Zem Irianto Padama mengatakan, kondisi sekarang di wilayah Jawa Timur masuk pada musim pancaroba (peralihan musim dari hujan ke kemarau). Terpantau di beberapa wilayah sudah mangalami kejadian angin kencang, hujan lebat disertai petir. 

"Ini merupakan salah satu tanda-tanda akan berakhirnya musim hujan," ujar Zem Irianto kepada blokTuban.com, Sabtu (9/4/2022). 

Zem menambahkan, untuk potensi terjadinya cuaca ekstrem masih berpotensi. Sebab, awal musim kemarau wilayah Tuban diprakirakan pada dasarian 2 (tanggal 11-20 Maret) dan sebagian wilayah masuk kemarau dasarian 3 ( tanggal 21-30 Maret). 

Jika prakiraan tepat, artinya saat ini wilayah Tuban masih dalam periode peralihan yang tentunya berpotensi terjadi cuaca ekstrem akibat pertumbuhan awan konvektiv cumulonimbus seperti yang terjadi pada hari Jumat tanggal 8 April. 

"Perlu diketahui bahwa angin kencang tanggal 8 April terjadi akibat adanya awan cumulonimbus yang datang dari arah Tenggara Tuban," imbuhnya. 

Awan tersebut tumbuh di sekitar Kabupaten Gresik dan menjelajah jauh ke wilayah Tuban. Artinya angin kencang itu sulit diprediksi dari jauh hari, karena banyak faktor yang bisa menghadirkan awan cumulonimbus penyebab angin kencang. 

Bukan hanya kondisi atmosfer Tuban saja yang mempengaruhinya, tapi kondisi atmosfer di wilayah lain yang labil bisa mempengaruhi cuaca di wilayah Tuban. 

Berdasarkan prakiraan cuaca dalam 3 hari ke depan, sebagian besar wilayah Tuban diprakirakan cerah berawan - berawan. Namun untuk Tuban bagian selatan dan Tengah masih berpotensi terjadi hujan sedang - lebat yang dapat disertai angin kencang. [Ali]

 

Tag : Kepala BMKG Tuban Zem Irianto, fenomena angin Tuban, tenda Bupati Tuban roboh, musim pancaroba, berita Tuban, info Tuban, safari ramadan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat