18:00 . Nurul Qur’an Bancar Kebobolan 8 Gol, Kesebelasan Mutholibul Huda Jenu Lolos Final   |   17:30 . Trending! Nathalie Holscher Gugat Cerai Sule, Putri Delina Disebut Biang Keladi   |   17:00 . Manganan di Gedongombo Tuban : Berharap Tanaman Lebih Subur   |   16:00 . Tumpah Ruah 1.700 Warga Gedongombo Tuban Manganan di Makam Syeh Maulana Iskhak Al-Maghribi   |   15:00 . Persiapan Wukuf, Jemaah Haji Asal Tuban Mulai Geser ke Arafah   |   14:00 . Harga Bawang Putih di Tuban Naik Ikuti Bawang Merah, Hampir Setara Minyak Goreng Kemasan   |   13:00 . 10 Destinasi Wisata di Tuban Pas Banget Buat Liburan Idul Adha, Buruan Piknik!   |   12:00 . Meraup Cuan dari Usaha Tusuk Sate Jelang Idul Adha di Tuban   |   11:30 . Tusuk Sate Tuban, Usaha Keluarga Sejak 1987   |   11:00 . Ramalan Shio 7 Juli 2022: Bisa Jadi yang Kalian Butuhkan Adalah Healing!   |   10:30 . Bakal Tusuk Sate di Tuban Dijemur Sehari   |   10:00 . Lowongan Kerja Lulusan SMA hingga S1 Ada 10 Formasi di PT Indofood Group   |   09:30 . Kampung Tusuk Sate di Tuban   |   09:00 . Prestasi Tuban di Porprov Jatim VII Melesat, Mas Bupati Turun Langsung hingga Atlet Pecahkan Rekor   |   08:00 . 5 Butir Isi Perjanjian Hudaibiyah, Antara Kaum Muslim dan Quraisy   |  
Thu, 07 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Puluhan Korban Investasi Bodong Lapor ke Polres Tuban

bloktuban.com | Monday, 17 January 2022 15:00

Puluhan Korban Investasi Bodong Lapor ke Polres Tuban LAPOR POLISI : Para Member yang Dirugikan dalam Investasi Bodong Lapor Polisi (foto:huda)

Reporter: Khoirul Huda

blok Tuban.com - Puluhan korban penipuan berkedok investasi mendatangi Mapolres Tuban, Senin (17/1/2022). Mereka melaporkan reseller serta kerugian yang mereka alami dalam kasus investasi bodong.

Didampingi oleh kuasa hukumnya, perwakilan korban atau member investasi bodong tersebut diterima di ruang gelar yang dipandu oleh penyidik Satreskrim Polres Tuban.

Kuasa hukum korban, Nang Engki Anom Suseno mengungkapkan, saat ini dia mendampingi sekitar 30 korban atau member yang lapor. Namun, dari data yang dihimpun ternyata ada sekitar 99 orang korban member dari reseller R dan F yang merupakan pasangan kekasih asal Tuban.

"Untuk yang lapor sekarang ada 30 member, sudah kami sampaikan ke penyidik," terang Engki kepada wartawan.

Dia menjelaskan, untuk kerugian yang dialami para korban dalam kasus investasi bodong yang dilakukan sejak November 2021-Januari 2022 ini bervariatif, mulai puluhan juta hingga ratusan juta.

Adapun modusnya yaitu memberikan keuntungan 40 persen dari nilai investasi, dengan masa kontrak 7-10 hari.

Selanjutnya, uang yang diinvestasikan tersebut dikelola reseller R dan F, tidak ada kejelasan akan diinvestasikan ke mana, termasuk kepada Samudra Zahrotul Bilad (21), mahasiswi asal Dusun Plosolebak, Desa Tambakploso, Kecamatan Turi, Lamongan, yang mana sebagai pelaku investasi bodong.

"Beberapa ada yang mendapat keuntungan, namun pada Januari ini uang yang diinvestasikan tidak jelas. Sehingga para korban melaporkan R dan F," imbuh Engki yang juga Direktur LBH Muhammadiyah Tuban.

Sementara itu, korban dari R dan F yaitu Eka Nur Diana (30) menyatakan, untuk kerugian investasi yang dialami per Januari Rp65 juta.

Sebelumnya dia pernah investasi nilainya kecil yakni Rp5 juta, lalu keuntungan cair sesuai dengan nominal yang dijanjikan dan tepat waktu.

Kemudian ia menambah nilai investasi agar mendapat untung yang berlipat, dengan iming-iming keuntungan 40 persen. 

"Jika dikalkulasikan banyak nominal investasi saya dibanding untungnya di awal. Investasi besar saya di Januari," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban AKP M Adhi Makayasa, membenarkan adanya laporan terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dana investasi dengan modus trading saham. 

Kemudian, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Lamongan dan pelaku utamanya telah ditahan di Polres Lamongan. 

"Sudah kami tindaklanjuti, dan sampai saat ini sudah ada 2 korban yang melapor, korban ini juga melaporkan resellernya. Adapun untuk terlapornya masih kami lakukan proses penyelidikan,"pungkasnya.[hud/ono]

 

Tag : penipuan, investasi bodong, lapor polisi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat