20:00 . Peresmian Balai Seni Budaya Nusantara Tuban Dihadiri Nomo Koeswoyo   |   19:00 . Sigini Biaya Pasang Sambungan Baru Air PDAM Tuban Golongan I, II, dan III   |   18:00 . Women King dan Pamali Tayang di Bioskop NSC Tuban Hari Ini   |   17:00 . Tuban Tekno – Inkubasi Inovasi Tahun 2022 Resmi Ditutup   |   16:00 . Lirik Lagu HELLO - TREASURE Beserta Terjemah Bahasa Indonesia   |   15:00 . Beras di Tuban Turun, Telur Ayam Naik   |   14:00 . Sopir Mengantuk, Truk Pengangkut Ayam Terguling di Tuban Rugi Belasan Juta   |   13:00 . Habis Shubuh Rumah Warga Tuban Terbakar, Surat Berharga dan Uang Tunai Lenyap   |   12:00 . Lowongan Kerja Nakes di RS Muhammadiyah Babat untuk Bulan Oktober 2022   |   11:00 . Turun Rp5.000, Harga Emas Antam Dibanrol Rp957.000 Per Gram   |   10:00 . Doa Memohon Agar Memiliki Anak Berakhlah Terpuji   |   09:00 . Hasil Audit BKN Temukan Kesalahan Mutasi 530 Pejabat di Tuban, Ini Respon Jubir Pemkab   |   08:00 . Hebat! Koarmada II Pecahkan Rekor Muri Water Trappen di HUT ke-77 TNI   |   07:00 . Anak Usaha Pertamina Punya 17 Rumah Sakit di Jawa Timur, Terbanyak di Gresik   |   06:00 . Delapan Kecamatan di Tuban Berpotensi Hujan Petir Hari Ini   |  
Thu, 06 October 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kenalkan Anak Sejak Dini Budidaya Padi Melalui Wisata Edukasi

bloktuban.com | Tuesday, 21 December 2021 21:00

Kenalkan Anak Sejak Dini Budidaya Padi Melalui Wisata Edukasi Wisata edukasi budidaya padi sejak dini. (foto:

 

Reporter: Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini, membawa pengaruh terhadap mindset kaum milenial tentang sektor pertanian. Sekarang, banyak anak yang lebih tertarik bekerja di perusahaan dibandingkan menjadi seorang petani. Kebanyakan dari mereka beranggapan jika petani identik dengan kemiskinan. 

Kendati demikian, banyak orang tua yang menginginkan anaknya melanjutkan pekerjaan menjadi pengusaha di bidang pertanian. Dengan minimnya minat kaum milenial untuk terjun dibidang pertanian, maka akan berpengaruh juga terhadap hasil produktivitas pertanian. 

Oleh karena itu, pelu pengenalan sejak dini terhadap kebudayaan atau usaha pertanian agar dapat menarik minat anak, supaya nantinya kebudayaan-kebudayaan tersebut tidak hilang dikemudian hari dan dapat terus dilestarikan, Selasa (21/12/2021)

Salah satu cara yaitu dengan mengajak anak untuk belajar dan bermain di lahan pertanian, melalui wisata edukasi yang saat ini sudah banyak berkembang ditengah masyarakat. Salah satunya ialah Kampung Wisata Budaya Padi yang ada di Kabupaten Tuban Kecamatan/Desa Plumpang. 

"Nantinya wisata ini akan dikemas sebaik mungkin, serapi mungkin sehingga inti yang ingin kita capai yaitu budaya padi bisa terwujud,” ucap Bambang Budiono kepada blokTuban. 

Wisata yang baru diresmikan beberapa waktu yang lalu itu, nantinya akan memberikan nilai-nilai edukasi tentang budaya dan pertanian bagi para pengunjung yang datang dengan menawarkan beberapa paket harga di dalamnya.

“Untuk wisata sendiri kita berdasarkan paket. Jadi misalkan paket edukasi itu nanti kita buatkan harga khusus, terus paket untuk ke agrarisnya ke pertaniannya belajar dengan kearifan lokal tani disini kita juga siapkan paket itu,” ujarnya. 

Selain itu, Bambang mengatakan, pihaknya telah menyiapkan lahan khusus untuk digunakan para pengunjung atau peserta, untuk belajar menanam padi hingga memanennya. “Tarifnya belum kita tentukan, nanti kita harus berkoordinasi dengan banyak pihak karena ini terkait dengan kebutuhan yang ada di sini,” imbuhnya. 

Ikon atau lambang yang diusung oleh kampung wisata budaya padi sendiri bukan pada benda, melainkan pada budaya agraris yang melekat pada padi tersebut. 

“Seperti saat ini kita umbul dungo tandur, 50 hari lagi kita akan ada tingkepan padi, setelah itu ada wiwit, dan setelah panen kita ada kemah tunggak damen,” katanya

Nantinya budaya-budaya agraris yang melekat pada padi tersebut akan menjadi agenda bagi para masyarakat pada saat musim tanam tiba. “Agenda setiap musim tanam ada empat festival, lalu untuk agenda per tahunnya kita ada festival seni tikungan tajam itu untuk setahun sekali,” tutupnya. [sav/col]

 

 

Tag : Petani, padi, usia



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 October 2022 10:00

    Blok Cerpen

    Sang Penjaga Bumi

    Sang Penjaga Bumi Guruh, ia adalah seorang anak yang ditinggal oleh kedua orang tuanya. Sejak kedua orang tuanya berpisah ia tinggal bersama mbok Yam. Guruh dan mbok Yam hidup sebatangkara. Setiap harinya selalu berkelana, jalan-jalan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat