22:00 . Warga Bojonegoro Jadi Pemenang Lomba Kicau Nasional di Tuban, Burungnya Ditawar Rp100 Juta   |   21:00 . Desa Klotok Tuban Sukses Gelar Festival Layang-layang Nasional 2022   |   20:00 . Beruntungnya Punya Nama Agus dan Berakhiran Tie Dapat Nasi Kemerdekaan di Warung Tuban Ini   |   19:00 . Ratusan Burung 6 Jenis Ini Tampil Memukau di Lomba Kicau Nasional di Tuban   |   18:00 . 7 Rekomendasi Sewa Kostum dan Rias di Tuban Cocok untuk Karnaval Kemerdekaan   |   17:00 . Di bawah DKI Jakarta, Gubernur Khofifah Minta Pengusaha APINDO Pertahankan Iklim EKonomi Jatim   |   16:00 . Setelah Minyak Goreng Kemasan Turun, Hari Ini Sembako di Tuban Stabil   |   15:00 . Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda   |   14:00 . Lulus Predikat Membanggakan, 54 Siswa Permadani Tuban di Wisuda   |   13:00 . Kabar Baik, 4 Zodiak Berikut ini Hidup Berkelimpahan di Bulan Agustus   |   12:00 . Bediang Berujung Petaka, Warga Tuban Kehilangan Rumah, Kandang dan Tiga Kambing   |   11:00 . Dok! PA Kabulkan Dispensasi Nikah Santriwati Korban Pencabulan Anak Kiai di Tuban   |   10:00 . Jelang HUT RI ke-77 Tahun, Persewaan Kostum Karnaval di Tuban Kebanjiran Orderan   |   09:00 . Lirik Lagu FOREVER 1 - Girls' Generation/ SNSD - SMTOWN   |   08:00 . Ini Niat Puasa Sunnah Asyura 10 Muharram, Ketahui Keutamaannya   |  
Mon, 08 August 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Cegah Jamur Pada Clay, Pengusaha di Tuban Lakukan Cara Ini

bloktuban.com | Sunday, 21 November 2021 14:00

Cegah Jamur Pada Clay, Pengusaha di Tuban Lakukan Cara Ini Lucunya kerajinan Clay. (Foto: bloktuban.com/Savira Wahda Sofyana)

 

Reporter: Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Clay merupakan salah satu gender kreativitas seni rupa yang menjadikan bahan lunak sebagai media utamanya, sehingga dapat menjadi bentuk karya rupa yang beraneka ragam.

Biasanya kerajinan Clay bisa dihasilkan dari berbagai macam bahan, salah satunya adalah tepung yang dicampur dengan lem, pewarna, dan juga pengawet.

Karena berbahan dasar organik, maka kerajinan Clay tepung memerlukan perhatian serta perawatan yang ekstra dibandingkan Clay yang berbahan baku lainnya, karena bisa ditumbuhi oleh jamur.

Saat ditemui pada Minggu (21/11/2021) Rofiul Rahmawati pelaku usaha Clay, juga membeberkan cara merawat kerajinan Clay agar tidak ada jamur yang timbul pada produknya.

“Clay ini rawan jamur dan debu jadi perlu perawatan dan juga perhatian dari pemiliknya agar nggak cepat rusak,” ungkapnya kepada blokTuban.com.

Perempuan dari Dusun Landean, Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban menunuturkan bahwa pemilik Clay harus memastikan terlebih dahulu, bahwa ruangan yang digunakan untuk menyimpan atau memajang Clay dalam keadaan bersih dan steril.

Setelah ruangan tersebut dipastikan bersih, maka pemilik juga harus memastikan bahwa suhu ruangan berada pada kelembapan udara yang rendah, karena kelembapan ruangan dapat memicu pertumbuhan jamur lebih cepat.

Selain itu disarankan juga agar tidak meletakkan Clay di lantai, dekat kamar mandi atau wastafel, dan juga ruangan yang udaranya sangat panas.

“Pastikan juga bahwa ruangan yang digunakan untuk memajang Clay tidak berdebu karena dia sangat sensitif dengan debu,” ujarnya.

Tidak hanya itu saja, ibu dari dua orang anak inipun menyarankan agar Clay yang akan dipajang dapat dilapisi dengan plastik ataupun mika agar lebih awet.

Jika tidak berlapis mika, maka Clay harus dibersihkan dengan kuas yang bersih kurang lebih dua kali dalam seminggu.

Untuk membuat satu produk Clay biasanya Rofi menghabiskan waktu sekitar dua hari, karena proses pengeringan yang membutuhkan waktu lebih lama, sebab tidak bisa dikeringkan di bawah terik matahari.

“Nggak bisa dikeringkan dengan matahari karena bisa pecah jadi dia harus mengering sendiri dengan suhu kelembapannya,” cetus pengusaha di Tuban itu.

Wanita yang juga berprofesi sebagai guru tersebut, biasa menjual produk-produk Claynya di E-Commerce dengan kisaran harga yang tergolong murah, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp75 ribu, tergantung dari tingkat kesulitannya.

“Harganya kisaran Rp5 ribu untuk anak-anak per bijinya, itu Clay yang belum berbentuk produk,” katanya.

Rofi berharap untuk ke depannya semakin banyak customer yang menggunakan jasa edukasi Clay nya dan juga lebih banyak customer yang merasa senang dengan produknya, selain itu ia juga membuka peluang sebagai tim work. [sav/lis]

 

Tag : Clay, jamur, kerajinan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 07 August 2022 15:00

    Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda

    Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda Setiap pagi hari sejak sebulan lalu, kita sering merasakan dingin. Rasa dingin terasa lebih kuat saat menjelang pagi hari. Hal tersebut merupakan tanda terjadinya masa pancaroba atau bisa disebut dengan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat