19:00 . 6 Destinasi Wisata Air Terjun di Tuban Ini Dijamin Menyegarkan Mata Anda!   |   18:00 . Balap Liar di Tuban Bikin Resah Pengguna Jalan, dari JT Bawah Bergeser ke Tikungan Tundung Musuh   |   17:00 . Alamat Kantor Inspektorat Tuban dan Maklumat Pelayanan 2022   |   16:00 . Netizen Komplain Salah Sasaran ETLE Mau Laporan di Samsat Rumit! Polres Tuban: Mudah, Tidak Sampai 1 Hari   |   15:00 . Lirik Lagu dan Chord Gitar Noah (Peterpan) - 'Di Atas Normal'   |   14:00 . Terima Dua Manfaat, Ini yang Dapat Calon Pegantin Tuban   |   13:00 . Lowongan Kerja S1 untuk 10 Posisi di Wings Group Surabaya   |   12:00 . Ranggalawe Mangkat | Teater Komunitas Warna Tuban   |   11:00 . 6.608 Penduduk Tuban Usia Kerja Menganggur, DPRD: Apa yang Dilakukan Pemkab?   |   10:00 . Wajib Pantau Statistik Batas Nilai Atas dan Bawah yang Diterima SMK di Kabupaten Tuban, Klik Link Berikut   |   09:00 . Ini 4 Tuan Rumah Porprov Jatim VIII Tahun 2023   |   08:00 . 5 Doa Dijauhkan dari Orang Munafik dan Hal Buruk dalam Hidup   |   07:00 . 9 Bencana Kebakaran di Tuban Sejak Januari-Juli 2022, Salah Satunya Rumah Mantan Kades   |   06:00 . Kebakaran 3 Rumah Warga Tuban Salah Satunya Joglo, Kerugian Hampir Rp2 Milyar   |   23:00 . Atlet Tuban, Pelatih dan Cabor Porprov Jatim Diguyur Bonus Rp5-20 Juta   |  
Tue, 05 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kisah Hamim, Penderita Tumor Jinak di Tuban yang Butuh Bantuan

bloktuban.com | Wednesday, 29 September 2021 15:00

Kisah Hamim, Penderita Tumor Jinak di Tuban yang Butuh Bantuan

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Semangat untuk sembuh dari penyakit tumor jinaknya sangat tinggi. Bahkan hewan peliharannya Sapi dan sebuah sepeda motor ludes terjual untuk berobat.

Adalah Hamim (38), seorang penderita tumor jinak di bagian dada sebelah kanan dekat dengan paru-paru. Ia tinggal di rumah kecil di Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, Tuban bersama istri, dua anak dan mertuanya.

Sebagai tulang punggung keluarga Hamim tidak mengira bahwa benjolan sekepal tangan yang dirasakannya sejak tahun 2015 akan membesar dan terus tumbuh. Petani tradisional tersebut sekarang tidak bisa beraktifitas apa-apa. Untuk makan, minum dan kebutuhan lainnya harus dibantu istri tercintanya Suparmi (32).

"Rasanya sesak dan nyeri di dada. Dulu kecil hanya sebesar kepalan tangan," ujar Hamim kepada blokTuban.com dikediamannya, Rabu (29/9/2021).

Segala usaha/ikhtiar dan doa telah dilakukannya. Operasi dua kali di Tuban tahun 2015 dan Gresik di tahun 2020 belum menunjukkan tanda-tanda sembuh. Parahnya semenjak diambil sampel di Gresik, tumor semakin besar dan sekarang sudah seukuran bola voli.

Dari Gresik, Hamim kemudian berlanjut berobat ke RS Dr. Soetomo Surabaya. Dikatakan Suparmi hingga kini tidak ada panggilan operasi dari RS tersebut. Keluarga hanya bisa berharap bantuan dari dermawan untuk biaya rawat jalan di rumah.

"Di Gresik kami sudah sembilan kali berobat dan tumor belum bisa dioperasi. Beruntung biaya operasi dicover BPJS Kesehatan," imbuh Suparmi yang menemani suaminya terbaring di tempat tidurnya.

Sejak tahun 2015, keluarga Hamim telah menjual barang berharga. Bila dihitung-hitung biaya yang telah dikeluarkan lebih dari Rp50 juta termasuk untuk perjalanan bolak-balik Tuban-Gresik-Surabaya.

Saat tahu suaminya didiagnosa mengidap tumor jinak di RS Gresik, Suparmi awalnya memiliki harapan sembuh untuk suaminya. Setelah dari Surabaya, harapan tersebut seolah sirna karena tidak ada kejelasan kapan operasi yang ketiga dilakukan.

"Kami harapkan doa dan bantuan dari semua pihak. Semoga suami saya sembuh dan kembali bekerja untuk menafkahi keluarga," tutupnya. [ali/sas]

Tag : tumor, jikan, tuban, koro, pongpongan, merakurak



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 July 2022 19:00

    Tantangan Guru di Era Kurikulum Merdeka Belajar

    Tantangan Guru di Era Kurikulum Merdeka Belajar Merdeka belajar merupakan suatu program kebijakan baru yang diputuskan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim. beliau mengatakan bahwa program merdeka belajar menjadi suatu terobosan untuk...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat