21:00 . Tarik Investasi, SKK Migas Jadwalkan Konvensi Hulu Migas   |   20:00 . Peresmian Balai Seni Budaya Nusantara Tuban Dihadiri Nomo Koeswoyo   |   19:00 . Sigini Biaya Pasang Sambungan Baru Air PDAM Tuban Golongan I, II, dan III   |   18:00 . Women King dan Pamali Tayang di Bioskop NSC Tuban Hari Ini   |   17:00 . Tuban Tekno – Inkubasi Inovasi Tahun 2022 Resmi Ditutup   |   16:00 . Lirik Lagu HELLO - TREASURE Beserta Terjemah Bahasa Indonesia   |   15:00 . Beras di Tuban Turun, Telur Ayam Naik   |   14:00 . Sopir Mengantuk, Truk Pengangkut Ayam Terguling di Tuban Rugi Belasan Juta   |   13:00 . Habis Shubuh Rumah Warga Tuban Terbakar, Surat Berharga dan Uang Tunai Lenyap   |   12:00 . Lowongan Kerja Nakes di RS Muhammadiyah Babat untuk Bulan Oktober 2022   |   11:00 . Turun Rp5.000, Harga Emas Antam Dibanrol Rp957.000 Per Gram   |   10:00 . Doa Memohon Agar Memiliki Anak Berakhlah Terpuji   |   09:00 . Hasil Audit BKN Temukan Kesalahan Mutasi 530 Pejabat di Tuban, Ini Respon Jubir Pemkab   |   08:00 . Hebat! Koarmada II Pecahkan Rekor Muri Water Trappen di HUT ke-77 TNI   |   07:00 . Anak Usaha Pertamina Punya 17 Rumah Sakit di Jawa Timur, Terbanyak di Gresik   |  
Thu, 06 October 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Beras Bantuan PPKM di Desa Jadi Dikonsumsi Ayam

bloktuban.com | Saturday, 14 August 2021 17:00

Beras Bantuan PPKM di Desa Jadi Dikonsumsi Ayam

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Beras bantuan PPKM tahun 2021 yang seharusnya dikonsumsi oleh masyarakat terdampak Covid-19, justru dijadikan pakan ayam. Hal itu ditemukan di Desa Jadi RT 1 RW 11 Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Sabtu (14/8/2021).

Pemberian pakan ayam dengan beras bantuan terssebut, karena kualitasnya buruk. Saat zak kemasan 10 Kilogram bertuliskan beras medium Bulog muncul batu kerikil dan kutu.

Para penerima beras bantuan di RT 1 RW 11 Desa Jadi yang notabene ibu rumah tangga, akhirnya mengurungkan niat untuk memasaknya. Sebagai gantinya beras itu diberikan ke ayam sebagai hewan peliharaan warga.

"Sekarang tidak ada musim buwuhan atau hajatan, jadi berasnya mending untuk pakan ayam,” tegas Yaswi (42) seorang ibu rumah tangga di Desa Jadi kepada blokTuban.com di kediamannya.

Yaswi menambahkan, selain beras PPKM Pemerintah yang disalurkan melalui Bulog juga tercatat sebagai penerima bantuan BST sebesar Rp300 ribu/bulan. Perhatian dari pemerintah saat ada PPKM sangat disyukurinya.

Dari hati kecilnya, Yaswi kecewa dengan kualitas beras PPKM yang tidak layak konsumsi. Selain itu, ia juga kesal karena bantuan tidak merata untuk warga padahal semuanya terdampak kebijakan PPKM sejak tanggal 3 Juli sampai sekarang.

Sebelumnya Pemerintah melalui Bulog telah menyalurkan bantuan beras kemasan 5 kg sebanyak 3000 paket. Penyaluran dilimpahkan sepenuhnya kepada daerah dengan pertimbangan Bupati/Wali Kota lebih paham masyarakat di wilayahnya yang membutuhkan, dan belum pernah mendapatkan bansos apapun, atau masyarakat yang saat ini terdampak akibat adanya kebijakan PPKM Darurat maupun level 4.

Data yang dihimpun dari Dinsos P3A Kabupaten Tuban, jumlah penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 40.083 KPM, Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 53.117 KPM, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako 80.349 KPM, dan Bantuan Sosial Beras (BSB) sebanyak 3.000 KPM masyarakat miskin terdampak Covid.

Menyikapi temuan beras PPKM tak layak konsumsi di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Hendra Kurniawan selaku Wakil Kepala Bulog sub drive Bojonegoro berjanji akan menggantinya dengan beras kualitas baik.

"Siang ini tim dari Bulog akan mengunjungi lokasi. Kami tadi juga sudah menghubungi Pak Kades Jadi," sambungnya.

Soal keluhan beras PPKM, diakui Hendra baru muncul di Desa Jadi. Untuk diwilayah lain seperti di Kecamatan Jenu tidak dipersoalkan, meskipun sebelumnya warga menilai beras PPKM lebih baik untuk buwuhan atau hajatan.

"Sudah dibagi dan sudah diterima warga. Kami juga sudah silaturahmi dengan pak inggi Socorejo," tutupnya. [ali/ sas]

Tag : ppkm, covid, beras, bulog



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 October 2022 10:00

    Blok Cerpen

    Sang Penjaga Bumi

    Sang Penjaga Bumi Guruh, ia adalah seorang anak yang ditinggal oleh kedua orang tuanya. Sejak kedua orang tuanya berpisah ia tinggal bersama mbok Yam. Guruh dan mbok Yam hidup sebatangkara. Setiap harinya selalu berkelana, jalan-jalan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat