12:00 . Tips Memulai Bisnis Bucket Snack Kekinian   |   10:00 . Relawan Tambakboyo Tuban Galang Bantuan Korban Erupsi Semeru   |   07:00 . Gejala Infeksi Luka Jahitan yang Wajib Diketahui dan Cara Menanganinya   |   20:00 . Jarak Luncur Guguran Lava Pijar Gunung Semeru 500-800 Meter   |   19:00 . Kelompok Informasi Masyarakat Tersosialiasi di 11 Kecamatan Tuban   |   18:00 . Puluhan Menu Tersaji di Festival Masakan Khas Tuban, Wakili Sisi Utara, Tengah dan Selatan   |   17:00 . Langkah Pemerintah Deteksi Omicron, Testing dan Tracing Perjalanan Internasional   |   16:00 . WHO Jelaskan Omicron, Kemenkes Minta Masyarakat Tidak Panik   |   12:00 . All Out Dukung Tim Kebanggaan, Suporter Persatu Tuban Adakan Gerakan Penggalangan Dana   |   11:00 . Alumni SMK TJP Tuban Perkuat Indonesia di Kompetisi Pengelasan Internasional¬†   |   10:00 . Pindah Tugas ke Banda Aceh, Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon Pamitan   |   08:00 . Pengelolaan JDIH Tuban Masuk 10 Besar Terbaik Nasional   |   07:00 . Mengenal Tantrum Anak, Serta Bagaimana Cara Menanganinya   |   21:00 . Kemendag Pastikan Pasokan Kedelai Cukup untuk Natal dan Tahun Baru   |   20:00 . Pekerja yang Bekerja di Harus Terapkan Sistem Perlindungan   |  
Sun, 05 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Ini Alasan Kenapa BPNT Baru Dicairkan Dua Bulan

bloktuban.com | Sunday, 25 July 2021 10:00

Ini Alasan Kenapa BPNT Baru Dicairkan Dua Bulan

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Tuban, Eko Julianto membeberkan sejumlah alasan kenapa pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bertahap. Saat ini baru dua bulan jatah BPNT untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Tuban yang dicairkan, dari yang semestinya tiga bulan Juli-Agustus-September. 

Pertama, setiap bulan KPM BPNT menerima beras 15 Kilogram sehingga sekali pencairan saat ini mereka menerima 30 kilogram beras kualitas premium dengan pecahan / patahan maksimal 10 persen.

Bila Bansos tiga bulan dicairkan semuanya maka KPM akan menerima 45 kilogram beras. Dengan banyaknya jumlah beras yang diterima KPM, Tim Koordinasi (Tikor) BPNT Kabupaten Tuban setelah menggelar rapat berpikir bahwa ada risiko beras akan dijual KPM bukan untuk mencukupi kebutuhannya.

Atas pertimbangan itulah sehingga diputuskan Bansos dicairkan dua bulan dulu, sedangkan satu bulannya dicairkan pada akhir Agustus 2021 nanti.

"Uangnya KPM yang satu bulan masih di kartu KKS yang dipegang KPM," kata Eko Julianto selepas kunjungan Menteri Sosial, Tri Rismaharini di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Sabtu (24/7/2021).

Mantan Kabag Kesra Kabupaten Tuban ini menambahkan, yang dipersoalkan Mensos Risma adalah bunga dari BPNT satu bulan senilai Rp200 ribu per KPM tersebut. Tikor Kabupaten BPNT akan menunggu arahan dari Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzki dan bila diarahkan untuk mencairkan semua maka akan segera dilakukan.

Transfer BPNT tiga bulan baru terjadi di tahun 2021. Dibanding sebelumnya, Eko menjelaskan rata-rata satu hingga dua bulan dan itupun diujung bulan sehingga bisa langsung dicairkan.

Kali ini tranfer BPNT ke kartu KPM terjadi pada bulan Juli sehingga Tikor menghitung kebutuhan Juli-Agustus. Sehingga untuk yang September transaksinya dilakukan di akhir bulan Agustus.

"Bila tiga bulan langsung dicairkan maka komoditas seperti telur dan tempe akan rawan rusak. Itu saja pertimbangan Tikor Kabupaten," imbuh mantan Camat Semanding itu.

Soal kesalahan pencairan Bansos dua bulan, Eko merujuk surat Kemensos dimana ada klausul bahwa pencairan berikutnya pada bulan Oktober. Bila dihitung rentang waktunya, maka dikhawatirkan tidak mencukupi di penyaluran berikutnya. Namun demikian, bila Mensos menghendaki Bansos dicairkan langsung tiga bulan maka akan dilakukan.

Hasil koordinasi Tikor Kabupaten diakui Eko belum dituangkan dalam nota dinas karena keterbatasan waktu. Karena Tikor mengejar waktu pencairan dan menjaga pasokan komoditas Bansos yang berkualitas. Tikor tidak ada niatan apapun.

"Kami menunggu arahan dari Bupati dan bila diminta mencairkan satu bulan lagi maka dilakukan. InsyaAllah aman untuk bansos BPNT," tegas mantan Camat Senori itu.

Diberitakan sebelumnya, Risma memperingatkan kenapa Bansos tiga bulan baru dicairkan dua bulan. Lembaga hukum juga sudah dengar soal ini, tinggal lihat nanti. Temuan keterlambatan Bansos akan Risma bahas bersama Bupati Tuban. Tentunya evaluasi akan dilakukan, karena kasihan penerima bila Bansos tiga bulan baru diberikan dua bulan.

"Saya pikir pak Bupati bisa mengambil langkah yang terbaik," imbuh mantan Walikota Surabaya itu.

Data yang dihimpun dari Dinsos P3A Tuban, data penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 40.083 KPM, Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 53.117 KPM, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako 80.349 KPM, dan Bantuan Sosial Beras (BSB) sebanyak 3.000 KPM masyarakat miskin terdampak Covid. [ali/col]

 

Tag : Bansos, bpnt, bantuan, dinsos



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more