13:00 . ORTN BRIN Bersama Anggota DPR RI Bantu Petani Tuban Benih Padi Varietas Inpari Sidenuk   |   12:00 . Bantu Herd Immunity, Wihadi dan Kader Gerindra Tuban Turun Gunung Gelar Vaksinasi   |   09:00 . Jago Bisnis Desain dan Ilustrasi, Pemuda Tuban Diundang ke Wakatobi Ilustrasikan Aset Budaya   |   08:00 . Perempuan Desa Klotok Ini Hasilkan Cuan dari Merajut   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   21:00 . Gemar Buat Kue, Kini Fudgy Brownies Dapur Aga Hadir Di Tuban   |   20:00 . Sate Korea Mr. Baek, Santapan Nikmat Harga Bersahabat   |   18:00 . Baju Bekas Kembali Digemari Jadi Peluang Usaha di Tengah Pandemi   |   17:00 . La Nina, BMKG Ingatkan Waspada Potensi Curah Hujan Tinggi   |   15:00 . Hindari Joki Seleksi ASN Tuban, Panitia Gunakan Alat Pencocokan Wajah   |   14:00 . Tingkatkan Herd Immunity Warga Pedesaan, Babinsa dan Nakes Lakukan Door To Door   |   13:00 . Kiat Sukses Mulai Usaha Jadi Barista   |   11:00 . Pengepul Judi Togel Asal Bangilan Ditangkap, Buku Tafsir Mimpi Ikut Diamankan   |   10:00 . Pukul Tetangga Pakai Botol Kaca Hingga Tidak Sadarkan Diri, Pria di Plumpang Ditangkap Polisi   |   07:00 . Orangtua Wajib Tahu, Ini 4 Cara Menyembuhkan Batin Anak   |  
Tue, 19 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sidang di Tempat, Tak Pakai Masker Didenda Rp50 Ribu

bloktuban.com | Friday, 16 July 2021 12:00

Sidang di Tempat, Tak Pakai Masker Didenda Rp50 Ribu

Reporter : Khoirul Huda

blokTuban.com – Karena terjaring operasi yustisi sedang tidak memakai masker, puluhan warga harus menjalani sidang di tempat. Mereka didenda Rp50 ribu untuk kesalahannya tersebut. Diharapkan pelanggar tersebut jera.

Sebab, tingginya angka warga yang positif Covid-19, dan banyaknya warga yang meninggal akibat terpapar virus corona tersebut belum membuat warga sadar. Bahkan, penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat yang sedang dilaksanakan pun dianggap remeh.

Buktinya, banyak yang warga yang tidak taat protokol kesehatan. Padahal, saat ini Kabupaten Tuban kembali masuk zona merah atau resiko tinggi penularan Covid-19.

Saat Kapolres Tuban AKBB Darman S.I.K., dan tim sidak operasi yustisi atau penertiban prokes, didapati banyak warga yang dengan tenangnya keluar tanpa memakai masker. 

Karena itu, operasi yustisi yang digelar di depan kantor Kecamatan Palang dengan melibatkan TNI Polri, Satpol-PP serta Dinas Perhubungan sebanyak 26 warga terjaring. Kegiatan ini  dipimpin Kabagops Polres Tuban Kompol Budi Santoso, S.H., M.H.

Para pelanggar ini protokol kesehatan tidak memakai masker ditempat umum harus mengikuti sidang ditempat dan membayar denda masing-masing sejumlah Rp50 ribu.

Penegakan hukum bagi pelanggar yang tidak menggunakan masker yang mengikuti sidang di tempat oleh penyidik Polres Tuban dan JPU Kejari Tuban Serta Hakim Pengadilan Negeri Tuban sesuai Peraturan Daerah Provinsi Jatim No 2 tahun 2020 , Pasal 27 c huruf b juncto Pasal 49 ayat 1.

AKBP Darman mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan saat penerapan PPKM Darurat Covid-19.

"Kita lihat tadi ada 26 pelanggar yang rata-rata dikenakan denda Rp50 ribu, namun jangan dilihat jumlah dendanya, ini tujuannya untuk mengedukasi masyarakat betapa pentingnya protokol kesehatan disaat PPKM Darurat seperti ini," ucap Kapolres.

Perwira polisi asal Demak itu menjelaskan bahwa lonjakan angka Covid-19 dan angka kematian di Kabupaten Tuban cukup tinggi, ia berharap kesadaran dari masyarakat untuk mematuhi aturan PPKM darurat.

"Kalau kita lihat lonjakan angka Covid-19 di Kabupaten Tuban, angka kematian juga cukup tinggi, masyarakat harus sadar bahwa pentingnya protokol kesehatan untuk dirinya masing-masing,’’ tambahnya.

Saat PPKM darurat, lanjuta dia, diharapkan masyarakat mengurangi mobilitas di luar rumah. Apalagi di malam hari masyarakat diarahkan untuk tinggal di rumah saja.

AKBP Darman mengatakan saat ini penekanan pemerintah adalah bagaimana membatasi mobilitas masyarakat, dengan harapan Tuban bisa kembali ke zona kuning, bahkan hijau.

"Saat ini Tuban zona merah, zona mobilitas juga merah, angka kematian rata-rata di atas 10 orang per hari, itu yang di rumah sakit yang ada di kota. Belum yang di daerah, ayo sama-sama mensukseskan aturan pemerintah yang tujuannya baik untuk kita semua,"  tandas dia.[hud/ono]

 

Tag : langgarproks, didenda 50 ribu, warga abai proks



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more