23:00 . 8 Khasiat Air Kelapa Wulung Muda Tuban yang Harganya Lebih Mahal dari Kelapa Ijo   |   22:00 . Polisi Tandai 2 Lokasi Balap Liar di Tuban, Patroli Spontan akan Digalakkan   |   21:00 . Bappeda Tuban Prediksi Reaktitasi Jalur Kereta Api Lebih Dulu Dibanding Tol Demak-Tuban   |   20:30 . Posko Penyekatan Hewan Ternak di Perbatasan Tuban-Rembang   |   20:00 . 60 Calon Pengantin di Tuban Dibekali 8 Materi, agar Terhindar Perceraian hingga KDRT   |   19:30 . Ada Posko Sekat PMK Mulai 5-15 Juli 2022, Tuban Tak Terima Ternak dan Daging dari Luar Jatim   |   19:00 . 6 Destinasi Wisata Air Terjun di Tuban Ini Dijamin Menyegarkan Mata Anda!   |   18:00 . Balap Liar di Tuban Bikin Resah Pengguna Jalan, dari JT Bawah Bergeser ke Tikungan Tundung Musuh   |   17:00 . Alamat Kantor Inspektorat Tuban dan Maklumat Pelayanan 2022   |   16:00 . Netizen Komplain Salah Sasaran ETLE Mau Laporan di Samsat Rumit! Polres Tuban: Mudah, Tidak Sampai 1 Hari   |   15:00 . Lirik Lagu dan Chord Gitar Noah (Peterpan) - 'Di Atas Normal'   |   14:00 . Terima Dua Manfaat, Ini yang Dapat Calon Pegantin Tuban   |   13:00 . Lowongan Kerja S1 untuk 10 Posisi di Wings Group Surabaya   |   12:00 . Ranggalawe Mangkat | Teater Komunitas Warna Tuban   |   11:00 . 6.608 Penduduk Tuban Usia Kerja Menganggur, DPRD: Apa yang Dilakukan Pemkab?   |  
Wed, 06 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Bikin Legen Awet Dua Pekan, Risetnya Tiga Bulan

bloktuban.com | Saturday, 06 March 2021 12:00

Bikin Legen Awet Dua Pekan, Risetnya Tiga Bulan

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Tingginya permintaan oleh-oleh Legen khas Kabupaten Tuban, mendorong pria ini berinovasi membuatnya lebih awet. Rata-rata masyarakat Tuban masih kebingungan saat menerima pesanan legen dari luar kota.

Dari hasil riset atau penelitiannya selama tiga bulan, minuman manis dari pohon Bogor yang biasanya bertahan sehari kini bisa lebih awet hingga 14 hari.

Karena legennya tidak cepat basi, Hadi Purwanto (45) asal Desa Prunggahan, Kecamatan Semanding mulai kebanjiran orderan dari beberapa kota.

"Problemnya selama ini bagaimana bawanya legen. Biasa awet atau tidak jika dikirim ke luar kota," ujar Hadi mengawali cerita kepada blokTuban.com dirumahnya, Sabtu (6/3/2021) siang.

Kasus lama legen biasanya dikemas dalam botol bekas air mineral. Jika terlalu lama didiamkan tutupnya akan meledak, karena tekanan dari legen cukup kuat.

Soal rasa juga sering menjadi kendala. Untuk legen asli bila pagi baru turun dari pohon Bogor, pasti sore hari rasanya akan kecut atau asam.

"Dari situlah kepikiran membuat legen dengan kemasan bagus, aman dibawa ke luar kota dan rasanya tetap manis," imbuhnya.

Untuk membuat legen awet caranya cukup simpel. Legen pilihan asli yang baru turun dari pohon kemudian direbus dengan api kecil.

Ketika sudah hangat kuku atau ada buihnya, apinya kemudian dimatikan. Tak butuh waktu lama, legen bisa dimasukkan ke botol yang telah disiapkan ukuran 250 mili dan 500 mililiter.

"Untuk menambah segar bisa dimasukkan ke mesin pendingin. Karena dengan didinginkan akan lebih awet," sarannya.

Legen kemasan milik Hadi sangat terjangkau harganya. Untuk botol ukuran ukuran 250 mili rata-rata Rp6.000-7.000 dan Rp10.000 untuk kemasan 500 mili liter.

Legen khas Tuban ini telah dikirim ke beberapa kota, seperti Jakarta, Solo, Sidoarjo, Malang, Gresik, Lamongan, hingga Bojonegoro.

"Dengan kemasan kekinian bisa dibawa kemanapun dan sangat cocok untuk oleh-oleh teman dan keluarga," pungkasnya. [ali/sas]

Tag : legen, tuban, oleh-oleh



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 July 2022 19:00

    Tantangan Guru di Era Kurikulum Merdeka Belajar

    Tantangan Guru di Era Kurikulum Merdeka Belajar Merdeka belajar merupakan suatu program kebijakan baru yang diputuskan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim. beliau mengatakan bahwa program merdeka belajar menjadi suatu terobosan untuk...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat