07:00 . Inilah Manfaat Minum Air Putih setelah Bangun Tidur   |   17:00 . Pemkab Tuban Bakal Evaluasi Bansos Lebih Tepat Sasaran   |   16:00 . Jembatan Glendeng Masih Proses Anggaran Lagi?   |   15:00 . Bakpao Buatan Napi Lapas Menggugah Selera   |   14:00 . Tak Terdampak Covid-19, Anak-anak Alihkan BST ke Warga Kurang Mampu   |   07:00 . Awas, Ini Lima Risiko Penyakit Jika Pakai Lipstik Setiap Hari   |   17:00 . Curi Motor di Tuban, Dua Penadah Asal Banyuwangi Dibekuk Polisi   |   16:00 . Tumpukan Ban Bekas Terbakar, Nyaris Merembet ke Bengkel   |   15:00 . Predikat KLA Tuban Naik Jadi Tingkat Madya   |   12:00 . Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bansos   |   08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |  
Sun, 01 August 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Waspada, Kebanyakan Minum Susu Malah Bikin Anak Ogah Makan

bloktuban.com | Friday, 05 February 2021 07:00

Waspada, Kebanyakan Minum Susu Malah Bikin Anak Ogah Makan

Reporter: -

blokTuban.com - Susu memang sangat baik untuk tumbuh kembang anak, namun ternyata kebanyakan susu bisa menyebabkan anak melakukan aksi Gerakan Tutup Mulut (GTM) saat makan.

Menurut Dokter Spesialis Anak dr. Fatimah Hidayati, Sp.A hal ini terjadi karena susu membuat anak kenyang lebih cepat sehingga anak tidak lagi mau makan, dan melakukan aksi GTM.

"Itulah pentingnya saat anak berusia 6 bulan dan mulai MPASI (makanan pendamping ASI) penting untuk menerapkan aturan makan atau feeding rules," ujar dr. Fatimah dalam acara Komodo Challenge, Rabu (3/2/2021).

Aturan makan itu termasuk di antaranya orangtua mulai mengurangi jumlah susu secara perlahan. Untuk anak di atas usia 2 tahun jumlah asupan susu maksimal 500 hingga 700 mililiter saja per hari.

Bahkan untuk anak yang mengalami berat badan berlebih atau obesitas, maka susu sudah pasti harus dikurangi, dan perketat batasan asupan susu usahakan tidak boleh terlewat.

"Usahakan dalam jadwal berikan susu 2 hingga 3 kali saja anak yang sudah makan dalam sehari," pungkas dr. Fatimah.

Sedangkan untuk anak yang masih mendapatkan ASI, maka usahakan anak tidak menyusu 1 hingga 2 jam sebelum waktu makan MPASI.

"Masalah lain adalah terlalu banyak kadar kalsium dari susu, juga bisa mengurangi penyerapan zat besi yang harus didapatkan anak, hasilnya jika terus menerus anak bisa mengalami anemia atau kekurangan sel darah merah," papar dr. Fatimah.

Anak harus makan terjadwal, yaitu makan pagi, siang, dan sore, selebihnya bisa diberikan waktu 2 kali makan snack sehat seperti buah atau biskuit.

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, kesehatan, anak, balita, susu

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat