14:00 . Kasus Covid-19 Naik, Menko Marves Belum Berpikir Terapkan PPKM Darurat   |   13:00 . Kaya Akan Gizi, Perempuan Ini Sulap Olahan Ikan Tongkol Jadi Abon   |   10:00 . Cerita Pelaku UMKM Mempertahankan Bisnisnya di Tengah Pandemi   |   09:00 . Masih Banyak ODGJ Terlantar, Komunitas Resik Tuban Ingin Bantu Para ODGJ   |   08:00 . Didemo Pemuda Enam Desa, Ini Jawaban Pertamina Rosneft   |   07:00 . Terapkan Isi Piringku dalam Gizi Seimbang untuk Cegah Obesitas   |   20:00 . Kendalikan Omicron Tuban Buat Pamor Keris   |   19:00 . Dulu Warga Kampung Miliarder Kaya Raya, Sekarang Susah Makan Tak Punya Pekerjaan   |   18:00 . Beberapa Hari Nihil, Kasus Covid-19 di Tuban Naik 6 Orang Suspect Dalam Sehari   |   17:00 . Relaksasi Bisa Jadi Cara Penanganan Nyeri Ringan Tanpa Obat   |   16:00 . Juli, Kemenag Tuban Targetkan Anggaran Program Kerja Terealisasi 75 Persen   |   15:00 . Pemuda Kaliuntu Klaim Dapat Pesan Bernada Ancaman Sebelum Demo   |   14:00 . Demo Memanas, Kades Ring 1 GRR Marahi Pegawai Hingga Ancam Lapor Ahok   |   13:00 . Kapolres Tuban Minta Korban Penipuan Investasi Bodong Segera Lapor   |   12:00 . Petani Keluhkan Pupuk Subsidi yang Susah Didapatkan   |  
Wed, 26 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Polemik BPNT, Miyadi Akan Panggil Semua Rantai Distribusi

bloktuban.com | Monday, 18 May 2020 17:00

Polemik BPNT, Miyadi Akan Panggil Semua Rantai Distribusi

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Beras bantuan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Tuban kembali viral di media sosial, karena kondisinya berulat dan berkutu. 

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban, Miyadi geram dan meminta Dinas Sosial (Dinsos) untuk membenahi dan evaluasi internal.

"Jika tidak ada pembenahan, DPRD akan bertindak tegas. Akan kami panggil semua rantai distribusi dan dimintai keterangan satu per satu. Setelah itu, DPRD akan mengeluarkan rekomendasi," terangnya. 

Jeleknya kualitas beras BPNT, lanjut Miyadi disebabkan panjangnya rantai distribusi. Akhirnya untuk mendapat banyak, kualitas beras ditekan di bawah standar dari pemerintah. 

Jika kualitas beras BPNT ini ingin kualitasnya bagus, maka harus diputus mata rantai panjang tersebut. Ada lima rantai distribusi hingga beras diterima konsumen atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Mulai dari penyedia barang, koordinator wilayah, suppliyer, agen, baru ke konsumen. 

"Belum lagi rantai yang tidak terlihat masing-masing juga ingin dapat untung banyak," terangnya. 

Menyikapi permintaan evaluasi beras BPNT dari DPRD, Plt. Dinsos Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tuban, Joko Sarwono mengatakan, akan menindaklanjuti arahan tersebut. 

"Saat ini kami masih menyusun SOP penyaluran beras," sambungnya. 

Sementara itu, praktik di lapangan jika ada temuan beras yang kualitasnya buruk agen langsung mengganti dengan yang lebih baik. [ali/rom]

Tag : Beras, bpnt, beras berkutu, beras tak layak



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more