17:00 . Manganan di Gedongombo Tuban : Berharap Tanaman Lebih Subur   |   16:00 . Tumpah Ruah 1.700 Warga Gedongombo Tuban Manganan di Makam Syeh Maulana Iskhak Al-Maghribi   |   15:00 . Persiapan Wukuf, Jemaah Haji Asal Tuban Mulai Geser ke Arafah   |   14:00 . Harga Bawang Putih di Tuban Naik Ikuti Bawang Merah, Hampir Setara Minyak Goreng Kemasan   |   13:00 . 10 Destinasi Wisata di Tuban Pas Banget Buat Liburan Idul Adha, Buruan Piknik!   |   12:00 . Meraup Cuan dari Usaha Tusuk Sate Jelang Idul Adha di Tuban   |   11:30 . Tusuk Sate Tuban, Usaha Keluarga Sejak 1987   |   11:00 . Ramalan Shio 7 Juli 2022: Bisa Jadi yang Kalian Butuhkan Adalah Healing!   |   10:30 . Bakal Tusuk Sate di Tuban Dijemur Sehari   |   10:00 . Lowongan Kerja Lulusan SMA hingga S1 Ada 10 Formasi di PT Indofood Group   |   09:30 . Kampung Tusuk Sate di Tuban   |   09:00 . Prestasi Tuban di Porprov Jatim VII Melesat, Mas Bupati Turun Langsung hingga Atlet Pecahkan Rekor   |   08:00 . 5 Butir Isi Perjanjian Hudaibiyah, Antara Kaum Muslim dan Quraisy   |   07:00 . Pengamen Badut Asal Jombang Diamankan Satpol PP Tuban, Peralatan Ngamennya Disita   |   06:00 . Kemendag Luncurkan MINYAKITA Rp14 Ribu per Liter, Lebih Murah dari Migor Curah di Tuban   |  
Thu, 07 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Perangkat Desa Wadul Dana Desa ke Setiajit

bloktuban.com | Sunday, 26 January 2020 13:00

Perangkat Desa Wadul Dana Desa ke Setiajit

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Para perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Tuban ‘wadul’ dana desa yang dilarang digunakan untuk membangun balai desa ke Setiajit.

 

Keluhan itu disampaikan pada bakal calon bupati (bacabup) tersebut, saat Setiajit Minggu (26/1/2020) saat hadir di acara musyawarah kerja daerah (muskerda) 3 di Taman Candra Wilwatikta, Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

 

Saat ketemu dengan Setiajit, para perangkat desa itu mengatakan dana desa tidka boeh digunakan membiayai pembangunan balai desa. Padahal, tak sedikit desa yang membutuhkan dana untuk merehab balai desanya.

 

‘’Sampai saat ini, masih belum bisa dana desa tersebut digunakan untuk membangun balai desa. Kalau mau menggunakan harus izin bupati. Bahkan informasi dilarang, padahal kabupaten lain seperti Bojonegoro misalnya bisa,’’ ujar salah satu perangkat desa dalam forum muskerda.

 

Perangkat desa lainnya memberikan informasi jika dia pernah mendengar Bupati Tuban Fathul Huda pidato yang intinya dana desa boleh untuk membangun balai desa, dengan catatan ada izin dari bupati. Hanya, sampai sekarang belum ada desa yang berhasil membangun balai desanya dengan dana desa.

 

‘’Saya mendengar sendiri pidato itu, kalau ada izin sepertinya boleh,’’ ungkap perangkat desa ini.

 

Hanya, lagi-lagi pernyataan itu dimentahkan dengan kenyataan. Seorang perangkat desa lain terang-terangan sudah diminta Camatnya untuk mengajukan izin menggunakan dana desa untuk membangun balai desa, namun belum ada hasilnya.

 

‘’Saya yang sudah membuktikan. Saya sudah mengajukan izin karena disuruh Camat. Namun, sampai hari ini tak jelas izin itu disetujui atau tidak,’’ tandas perangkat desa ini.

 

Para perangkat desa juga mengeluhkan dihentikannya kerjasama dengan Bank Jatim untuk pinjaman pada para perangkat desa dengan jaminan SK perangkat dan syarat lainnya. Para perangkat minta kerjasama itu diadakan lagi.

 

Atas keluhan para perangkat desa itu, Setiajit yang juga kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pemerintah Provinsi Jawa Timur itu mengatakan, kesulitan perangkat desa itu bisa diselesaikan jika dia diamanahi menjadi Bupati Tuban kelak.

 

‘’Hal itu bisa diselesaikan dengan kebijakan. Jika saya nanti jadi bupati kebijakannya membolehkan dana desa untuk membangun balai desa. Syaratnya tidak melanggar ketentuan,’’ katanya.

 

Bahkan, bukan hanya memberi izin penggunaan dana desa untuk membangun balai desa, namun aka nada tambahan dan Rp 200 juta sampai Rp 300 juta tiap desa per tahun untuk dikelola di luar alokasi dana desa yang sudah diterima.

 

‘’Ini memungkinkan karena dananya ada. Lihat saja, setiap tahun ada ratusan miliar sisa lebih anggaran (silpa). Itu bisa dimanfaatkan,’’ jelasnya.

 

Terkait dengan harapan kerjasama kredit lunak dari Bank Jatim, mantan Plt Bupati Jombang ini memastikan akan diselesaikan segera. Pejabat asal Desa Tegalrejo Kecamatan Merakurak ini mengaku akan koordinasi dengan direktur Bank Jatim.

 

‘’Direkturnya kawan baik saya. Untuk yang ini tidak usah menunggu saya jadi bupati. Nanti akan saya koordinasikan agar teman-teman PPDI tetap bisa mendapat pinjaman lunak,’’ tandasnya.

 

Sekadar diketahui, Setiajit bakal mencalonkan diri menjadi bupati Tuban. Untuk itu, seluruh partai yang membuka penjaringan bakal calon dia ikuti. Setiajit mendaftar melalui PDIP, Gerindra dan  Nasdem.

 

Juga menjalin komunikasi dengan partai pemilik kursi di DPRD Tuban yang tergabung dengan Poros Perubahan. Saat ini sedang menunggu rekom dari DPP sejumlah partai yang sudah dia ajak komunikasi.

 

Sementara Ketua PPDI Kabupaten Tuban ahmad Wahyudi mengatakan, semua tokoh yang berpotensi mencalonkan diri menjadi bupati atau wakil bupati dia undang ke forum muskerda tersebut.

 

‘’Kami ingin tahu apa program para tokoh ke depan untuk Tuban. Utamanya untuk desa dan kami sebagai perangkat desa,’’ katanya.[ali/ono]

 

 

Tag : perangkatdesa, setiajit, ppdi, bupatituban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat