15:00 . Jokowi Longgarkan Prokes, Penjual Masker di Tuban Masih Bertahan   |   14:00 . Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan di PIT Naik!   |   13:00 . Libur Akhir Pekan, Pengunjung Wisata Pantai Remen Tuban Capai 2.000 Orang   |   12:00 . Terlanjur Nyaman, Sebagian Masyarakat Tuban Enggan Lepas Masker   |   11:00 . Ini Tiga Tokoh Kunci pada Mitos Goa Ngerong   |   10:00 . Pengelola Mangrove Center Tuban Keluhkan Fenomena Banjir Rob   |   09:00 . Warga Prunggahan Kulon Ditemukan Tewas di Bekas Tambang, Ini Kronologinya!   |   08:00 . Orangtua, Ini Tips Mendorong Anak untuk Mau Mengonsumsi Makanan Sehat   |   18:00 . Jatim Series Jember Jadi Evaluasi Rider ISSI Tuban Sebelum Porprov 2022   |   17:00 . Suzuki Baleno Kecelakaan Karambol Libatkan Dua Truk   |   16:00 . Jembatan Glendeng Resmi Ditutup, Pemotor Pilih Jalan Alternatif   |   15:00 . Jokowi Serukan Belanja Produk dan Wisata Dalam Negeri di Peluncuran Gernas BBI   |   14:00 . Hanya 2 Jam, 134 Anak di Tuban Selesai Dikhitan Massal   |   13:00 . PKL Taman Sleko Tuban Diminta Tak Ganggu Pengguna Jalan   |   12:00 . Ketakutan Warga Gesikharjo Sandarkan Kapalnya Dekat Makam Asmoroqondi   |  
Sun, 22 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Cerita Banjir 2019, Alasan Warga Tolak Evakuasi Mencengangkan

bloktuban.com | Monday, 06 January 2020 17:00

Cerita Banjir 2019, Alasan Warga Tolak Evakuasi Mencengangkan Dokumentasi Suasana Banjir Awal Tahun 2019 di Desa Tambakrejo Kecamatan Rengel



Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Kabupaten Tuban yang dilalui sungai Bengawan Solo, menjadi kawasan langganan banjir setiap tahun. Banyak peristiwa serta kisah menyentuh hati. Mulai dari korban harta, benda, nyawa, hingga warga yang tak mau dievakuasi dan kukuh menetap di kediamannya.

"Tahun lalu juga begitu, Warga Tambakrejo Kecamatan Rengel gak mau dievakuasi,” terang Taufiq, Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban mengulas peristiwa banjir awal tahun 2019 lalu.

Letak geografis Desa Tambakrejo yang berada di ujung selatan Kecamatan Rengel, bersinggungan langsung dengan aliran sungai terpanjang di Pulau Jawa. Sehingga mengharuskan warga mendapat evakuasi serta perhatian ekstra, jika sewaktu-waktu air meluber tak terkira.

Akan tetapi banyak warga menolak dievakuasi. Mereka mengaku sudah terbiasa akan keadaan ini. Sedikitpun rasa khawatir juga tak terlintas dalam benak pikiran masyarakat setempat.

"Warga sana menganggap kalau banjir dari luapan sungai Bengawan Solo karena musim penghujan adalah berkah, bukan musibah," imbuh Taufiq.

Lelaki yang merupakan warga Kecamatan Rengel itu menjelaskan lagi, dikatakan berkah dalam banjir karena warga masyarakat setempat percaya bahwa selepas banjir berlalu dan surut, sudah pasti akan membuat lebih subur tanah berikut tanaman utama warga, yaitu padi.

"Ada banjir di sini kita gak apa-apa Pak, malah nanti pertanian kita bagus," katanya menirukan penjelasan warga Tambakrejo yang punya anggapan banjir bukan musibah, namum berkah.

Selain mindset yang positif, warga setempat juga telah mempersiapkan segala sesuatu ketika banjir mulai mengintip. Disamping itu, BPBD juga menanamkan komunikasi kepada masyarakat dan Pemdes setempat, jikalau ada perihal genting nan darurat yang perlu ditangani oleh tim BPBD. [feb/ito].

Tag : banjir, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more