19:00 . Banjir Rob Terjang 5 Kecamatan, BPBD: Kami Lakukan Penanganan Sementara   |   18:00 . Sengketa Tanah di Desa Tuwiri Wetan, Ini yang Dilakukan Pengadilan Negeri Tuban   |   17:00 . Seniman Internasional Ikuti Pameran Drawing SMK TJP Tuban   |   16:00 . Bukan Kelas Inspirasi Biasa, Pimpinan Daerah Tuban Beri Motivasi 200 Siswa untuk Meraih Cita-citanya   |   15:00 . Razia Narkoba Dadakan, Petugas Malah Temukan Obeng hingga Baterai Milik Napi Lapas Tuban   |   14:00 . Tidak Ada Tanggul Pemecah Ombak, Gelombang Tinggi Rusak Rumah Warga Pesisir Tuban   |   13:30 . Kondisi Banjir ROB Tuban   |   13:00 . Indonesia dan Jepang Bahas Pengembangan Ekonomi Kawasan, Apa Goalnya?   |   12:00 . Begini Cara Polres Tuban Kembalikan Kondisi Psikologis Anggotanya Pasca Ops Ketupat Semeru   |   11:00 . Pulihkan Ekonomi Dunia, Mendag Serukan Kembali ke Perdagangan   |   10:00 . BMKG Tuban Imbau Masyarakat Tidak Beraktivitas di Pesisir Pantai!   |   09:00 . Banjir Rob Terjang Pesisir Kabupaten Tuban, BMKG Prediksi Hingga 25 Mei   |   08:00 . Hati-hati! Orang Dewasa Muda Dengan Pradiabetes Lebih Besar RIsiko Alami Serangan Jantung   |   18:00 . Perlu Sinergi Indo-Pasifik dengan ASEAN BANGKOK   |   17:00 . 333 Warga Nahdliyin Tuban yang Kesulitan Membaca Dapat Kacamata Gratis   |  
Wed, 25 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Usai Diajak Bapaknya Ngothel ke Jakarta, Begini Kondisi Si Anak

bloktuban.com | Friday, 23 August 2019 14:00

Usai Diajak Bapaknya Ngothel ke Jakarta, Begini Kondisi Si Anak

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Usai menempuh jarak sekitar 718 kilometer Tuban-Jakarta selama lima hari. Kondisi bocah berusia 4 tahun yang diajak bapak kandungnya ngonthel 'bersepeda' demi bertemu Presiden Jokowi berangsur ceria, Kamis (22/8/2019).

Sempat ramai diberitakan, tepatnya pada Senin (12/8/2019), warga Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel ini menghebohkan masyarakat Tuban. Sebab ia bersama putrinya yang baru berusia 4 tahun nekat ngothel Tuban sampai Jakarta demi bertemu Presiden Jokowi. Lima hari perjalan pun ditempuhnya, namun karena ada kesalahpahaman menyebabkan ia gagal bertemu orang nomor satu di Indonesia.

Usai gagal bertemu Jokowi, pada Rabu (22/8/2019) kemarin, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) bersama Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Tuban, menjemput Sudarji dan anaknya untuk diajak kembali ke kampung halaman.

Terkait kondisi bocah berusia 4 tahun tersebut, Kepala Bidang (Kabid) PPPA Tuban, Anfujatin menjelaskan, awal bertemu Anggun tidak mau diajak berbicara dengan orang baru.

"Dia malu bertemu dengan orang baru," ungkap Anfujatin.

pesepeda-asal-tuban

Lebih lanjut, setelah dilakukan pengecekkan secara psikologis dari LPAI dan Kementerian PPPA, hasilnya kondisi si anak baik-baik saja tidak ada trauma, ataupun gangguan lainnya.

"Alhamdulillah kondisinya baik-baik saja, sekarang sudah mau diajak berbicara dan bermain," ungkapnya.

Ia berharap, kejadian seperti ini tidak terjadi lagi dimana pun, khususnya di Tuban, sebab dapat membahayakan anak tersebut juga melanggar hak anak, karena tidak memberikan perlindungan.

"Perlindungan adalah kewajiban kita semua baik penyelenggara pemerintahan dari desa sampai pusat, orang tua dan lain sebagainya," tuturnya.

Ia menambahkan, dengan adanya kasus ini menggambarkan bahwa keberadaan  Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), mutlak harus ada di semua desa atau kelurahan di Kabupaten Tuban.

"Jadi dari desa sudah dapat meminimilasir, apabila akan ada kejadian seperti ini," tandasnya. [nid/rom]

Tag : ngontel, bersepeda, bertemu presiden



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more