07:00 . 2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now   |   20:00 . Pemkab, Salurkan Bantuan untuk Korban Gunung Semeru   |   19:00 . Jadi Percontohan Vaksin di Tingkat Kabupaten, Ini Kunci Kesuksesan Glodog   |   18:00 . Mendag: Sukses Beradaptasi, Bisnis Waralaba Jadi Tuan di Negeri Sendiri   |   15:00 . Babak Pertama, Persatu Tertinggal 1-0 dari Persewangi   |   14:00 . Momen HDI, Bupati Tuban Halindra Kabarkan Perkembangan Raperda Difabel   |   13:00 . PPKM Level 3 se-Indonesia Batal, Disiplin Prokes di Pasar Tradisional Tuban Digalakkan Lagi   |   12:00 . Masyarakat Tuban Mulai Antusias dan Tak Takut Ikut Vaksin   |   10:00 . TPPI Latih Pelaku UMKM Tuban Pemasaran dan Pengelolaan Keuangan   |   09:00 . Lima Inovator SIG Pabrik Tuban Juara Pertama Award on Innvation 2021   |   08:00 . 100 Perempuan Pelaku Usaha Kuliner dan Kreatif Tuban Berdaya Selama Pandemi Covid-19   |   07:00 . Jangan Dimarahi, Ini 5 Tips Membentuk Kepribadian Anak yang Disiplin   |   21:00 . Satpol PP Peringatkan PKL yang Sengaja Tinggalkan Gerobaknya di Trotoar   |   20:00 . Selama Pandemi Data Pemilih Tuban Bertambah Menjadi 942.644 Orang   |   19:00 . Tidak Perlu Takut, TB Bisa Sembuh dengan Rutin Minum Obat Selama 6 Bulan   |  
Wed, 08 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Usai Penlok, Pemkab Tuban Tunggu Komitmen Pertamina

bloktuban.com | Wednesday, 13 February 2019 16:00

Usai Penlok, Pemkab Tuban Tunggu Komitmen Pertamina

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Usai Penetapan Lokasi (Penlok) Kilang Tuban, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur menunggu komitmen dari Pertamina. Salah satu komitmen yang harus dituntaskan sebelum peletakan batu pertama, yakni tali asih penggarap lahan KLHK kurang lebih 779 orang.

Wabup Tuban Noor Nahar Hussein menjelaskan, Penlok kewenangannya masih di Pemprov Jatim. Setelah itu harus segera ada sosialisasi. Pihaknya sendiri secara resmi belum menerima Penlok kedua. Tambahannya 493 hektar di Wadung dan Sumurgeneng, Kecamatan Jenu.

"Tapi saya gambarannya sudah tahu," ujar Wabup petahana di Bumi Wali, dalam Ngobras Wabup bersama media di Puncak Banyulangse Desa Boto, Kecamatan Semanding, Rabu (13/2/2019).

Mitra Pertamina PT. Rosneft Oil Company asal Rusia juga belum menerima Penlok. Kalau pembebasan lahan kilang sudah selesai, Rosneft baru datang. Ditegaskan urusan tanah menjadi milik Pertamina, bukan milik Rosneft. KLHK juga melalui Kepres juga ditukar guling ke Pertamina.

"Kalau lahan tuntas Pertamina dan Rosneft akan buat perjanjian, berapa nilai aset lahan," imbuhnya.

Kilang tetap jalan, karena proyek ini untuk memproduksi BBM yang selama ini impor. Produksi minyak mentah nasional kisaran 800 ribu bph, kalau kebutuhan mentah 1,6 juta bph. Selisih ini yang nanti akan ditutup oleh kilang.

Pertamina belum ada komitmen dengan Pemkab. Jangan sampai warga sengsara. Ada jaminan ada pekerja, dan kompensasinya bagaimana.

"Sampai sekarang Pertamina belum ada jaminan kesana," terang politisi asal Rengel ini.

Pemkab sendiri juga tak punya uang untuk membebaskan lahan. Sebelum dijalankan, komitmen harus ada kemudian ditindaklanjuti perjanjian tertulis dengan Pertamina. Kalau sudah selesai Wabup akan turun bersama Pertamina.

Sekarang yang Pemkab tuntut tali asih penggarap KLHK. Itu sampai sekarang belum selesai. Tanah masih digarap hampir 1.113 penggarap. Ini sangat berkepentingan, karena kalau belum diselesaikan akan menumpuk problemnya.

"Saya minta Pertamina menyelesaikan tali asih dulu," tambahnya.

Terpisah, Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR V, Rustam Aji menjelaskan, pihak Pertamina masih mendiskusikan untuk pemberian tali asih. Tentunya harus ada dasar besarannya.

"Misal bekerja sama dengan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Pengalaman saya waktu di kilang Balongan, tetap ada proses negosiasi," tutupnya. [ali/rom]

Tag : migas, pemkab, kilang minyak, kilang tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more