20:00 . Wamendag: Revitalisasi Pasar Rakyat Perkuat Pemulihan Ekonomi Nasional   |   19:00 . Merantau di Tuban, Residivis Asal Jepara Ini Nekat Gondol Motor Temannya   |   18:00 . Peduli Korban Semeru, Pelajar Tuban Salat Gaib dan Galang Dana   |   15:00 . Overkapasitas, Lagi-lagi Lapas Tuban Terima Pindahan 20 Napi Narkoba   |   14:00 . Suhada Erwin Resmi Jabat Dandim 0811 Tuban   |   13:00 . 7 Kali Dipenjara, Warga Merakurak Lagi-lagi Gasak Handphone Tetangga   |   12:00 . Lepas Sambut Dandim 0811 Tuban, Bupati Halindra Ungkap Kenangan Manis Bersama Viliala Romadhon   |   07:00 . 2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now   |   20:00 . Pemkab, Salurkan Bantuan untuk Korban Gunung Semeru   |   19:00 . Jadi Percontohan Vaksin di Tingkat Kabupaten, Ini Kunci Kesuksesan Glodog   |   18:00 . Mendag: Sukses Beradaptasi, Bisnis Waralaba Jadi Tuan di Negeri Sendiri   |   15:00 . Babak Pertama, Persatu Tertinggal 1-0 dari Persewangi   |   14:00 . Momen HDI, Bupati Tuban Halindra Kabarkan Perkembangan Raperda Difabel   |   13:00 . PPKM Level 3 se-Indonesia Batal, Disiplin Prokes di Pasar Tradisional Tuban Digalakkan Lagi   |   12:00 . Masyarakat Tuban Mulai Antusias dan Tak Takut Ikut Vaksin   |  
Thu, 09 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Belum Dibangun, Dam Ngampon Masih Aman

bloktuban.com | Monday, 09 July 2018 11:00

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - ‎Pasca longsor Dam Ngampon, Desa Jati, Kecamatan Soko yang mengakibatkan bagian jalan penghubung menuju Dukuh Sawen Desa Jati sekitar 4 bulan yang lalu, hingga kini belum ada pembangunan lebih dari pihak pemerintah ataupun pihak terkait lainnya.

Dari pantauan lapangan, sejak kejadian awal bulan Maret 2018 lalu, longsor yang merenggu‎t bagian jalan sepanjang 12 meter (m) dan tinggi 10 m itu hanya diberi puluhan sak karung penyangga berisikan pasir agar bagian tanah lain tak ikut terjun ke dasar sungai. Selebihnya, terdapat potongan bambu yang di susun untuk membatasi longsor yang berdiri dengan panjang lebih dari 1 meter.

Penuturan warga setempat tentang tindak lanjut pembangunan Dam, cenderung belum tersentuh keseluruhan. Warga dan Pemerintah Desa hanya berbenah seadanya agar jalan berkontur tanah itu tetap bisa dilewati warga dengan kendaraan roda dua saja.

"Sekarang ini masih aman Mas. Ya, selama gak ada hujan turun, dam masih aman," ujar warga setempat, Sumarmi kepada blokTuban.com, Senin (9/7/2018).

Dia juga mengatakan bahwa selama belum ada pembangunan lebih lagi, Dam yang dibangun sejak tahun 1997 itu belum boleh dilewati kendaraan angkut roda empat.

"Nggak masalah kalau dilewati warga‎ yang pakai sepeda atau sepeda motor, masih aman. Kalau mobil gak bisa lewat sini. Semoga cepat dibangun lagi lah, sudah lama juga. Takutnya kelamaan dan musim hujan datang lagi," pungkasnya. [feb/ito].

Tag : dam, ngampon, jati, soko



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more