08:00 . Tak Datang ke Grahadi, Wabup Terpilih Dilantik Online   |   07:00 . Ini Cara Cetak Kartu BPJS dari Hanphonr   |   17:00 . Desa Simo dan Menilo Akan Dipasangi Pipa Air Minum   |   16:00 . Petugas Kesehatan dan TNI Lakukan Tracing di Sandingrowo   |   15:00 . Salami Anggota saat Pamit, AKBP Ruruh Berkaca-kaca   |   14:00 . Pendapa Dibanjiri Karangan Bunga   |   13:00 . Tak Menyerah, Omzet Dagangan Gading Meningkat setelah Pakai Motor Roda Tiga   |   08:00 . Ternyata Banyak Insinyur yang Belum Teregistrasi sesuai UU   |   07:00 . Insecure Bisa Muncul Karena Kejadian Masa Lalu, Ini Cara Mengatasinya   |   20:00 . Lembur Demi Mas Bupati   |   19:00 . Ada Karangan Bunga Raksasa   |   18:00 . Jelang Pelantikan Bupati Tuban, Karangan Bunga Bertebaran   |   17:00 . Resahkan Warga, ODGJ Prambontergayang Dievakuasi Petugas   |   16:00 . Hari Terakhir Menjabat, Fathul Huda Resmikan Kantor MWC NU Semanding   |   14:00 . Satya Widya Yudha : Ini Upaya DEN Membantu Pembangunan Rendah Karbon Industri Hulu Migas   |  
Sun, 20 June 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Diduga Pukuli Pendemo, Wihadi Minta Kapolri Tindak Oknum Polisi

bloktuban.com | Sunday, 11 March 2018 12:00

Diduga Pukuli Pendemo, Wihadi Minta Kapolri Tindak Oknum Polisi

Reporter: M. Yazid/blokBojonegoro.com

blokTuban.com - Aksi demo yang dilakukan para mahasiswa menolak kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Tuban, terpaksa dibubarkan petugas. Dalam pembubaran tersebut diduga ada mahasiswa yang ikut aksi mendapat pukulan, sehingga Wihadi Wiyanto meminta Kapolda dan Kapolri menindak tegas oknum kepolisian tersebut.

"Saya minta Kapolda dan Kapolri untuk memproses aparat yang melakukan pemukulan terhadap mahasiswa juga Kapolres sebagai penanggung jawab keamanan di Kabupaten Tuban," tegas anggota DPR RI Komisi III, Wihadi Wiyanto.

Politisi Gerindra yang membidangi Hukum, HAM, Keamanan dan Alat Kelengkapan Dewan Badan Anggaran itu menjelaskan, aksi damai mahasiswa di dalam menolak kedatangan Jokowi di Tuban, sempat diwarmai dengan kericuhan. Serta berujung pemukulan polisi terhadap mahasiswa yang menjalankan aksi tersebut.

"Pemukulan merupakan tindakan yang tidak bisa di tolerir dan ini menunjukkan bahwa polisi tidak peka terhadap penderitaan rakyat yang disuarakan oleh mahasiswa. Kapolres Tuban harus bertanggung jawab terhadap perbuatan dari aparat polisi di polres Tuban," terangnya.

Ditambahkan, Kapolres sudah bertindak terlalu reaktif, dan ini merupakan tindakan yang mengarah untuk membungkam hak menyampaikan pendapat oleh para mahasiswa, yang menyuarakan suara rakyat yang sudah semakin susah hidupnya.

"Apalagi aksi yang dilakukan oleh mahasiswa di Tuban itu sudah sesuai dengan prosedur dan merupakan aksi damai. Dengan bukti kondisi mahasiswa yang kena pukul dan sudah ada visumnya," imbuh politisi Senayan dari Daerah Pemilihan (Dapil) IX Jawa Timur (Bojonegoro-Tuban) itu.

Sambil menunjukkan bukti surat kepada kepolisian terkait aksi itu, Wihadi menilai polisi tidak bisa membubarkan dengan kekerasan seperti itu. "Kapolres bohong tidak ada pemukulan, karena ada visum dan buktinya serta saksi yang sudah ada surat pemberitahuan tidak bisa dibubarkan, apalagi dengan pemukulan. Sebagai komisi tiga yang melakukan salah satu tupoksinya pengawasan polisi, maka apa yang disampaikan oleh kapolres itu sudah merupakan pembohongan publik," pungkas Wihadi. [zid/mu]

Tag : demo, presiden, tuban, wihadi

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more