Peduli Banjir, PSHT Ranting Soko Galang Dana

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo yang menyebabkan 3 desa di Kecamatan Soko terendam, membuat sebagian besar masyarakat merasa simpati.

Seperti halnya pendekar-pendekar ini. Wujud kepeduliannya terhadap korban banjir mendorong pendekar Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Ranting Soko melakukan penggalangan dana.

Bertitik di pertigaan lampu merah jalan raya Soko, puluhan pendekar berlambang hati tersebut memulai aksinya sejak pukul 15.00 Wib sore.

Berpakaian hitam-hitam, dengan mengenakan sabuk putihnya, warga PSHT dari berbagai sub-rayon Kecamatan Soko itu berdiri di berbagai sudut penjuru pertigaan. Dengan membawa kotak bertuliskan 'peduli banjir', satu-persatu pengguna jalan memberikan sebagian uangnya untuk disumbangkan.

"Kegiatan ini kita lakukan dua hari, sampai besok. Jika sudah terkumpul, kita akan langsung kirim ke desa yang terdampak banjir di Kecamatan Soko," kata Wahaji Ismail, selaku Koordinator Pamter Ranting Soko, Sabtu (24/2/2018).

Kepada blokTuban.com, warga PSHT dari desa Bangunrejo, Kecamatan Soko itu mengungkapkan, bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian para pendekar terhadap sesama.

"Terlebih lagi, saudara kita juga banyak yang berada di desa-desa yang terkena banjir, seperti Desa Glagahsari dan Desa Kenongosari yang terdampak cukup parah," pungkasnya Aji, panggilan akrab Pamter Soko asal Desa Bangunrejo itu. [feb/rom]