08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |   15:00 . FPKB DPRD Kritik Kebijakan Bupati Pangkas Anggaran KONI   |   14:00 . Hati-hati Calo Plasma Sudah Berkeliaran di Tuban   |   13:00 . Anggaran KONI Dikepras, FPKB Teriak   |   12:00 . Ringankan Beban Warga, Lapas Salurkan 50 Paket Sembako   |   11:00 . Sidak Bansos, Bupati Sorot Kinerja Pendamping, Agen hingga Supplier   |   09:00 . Kapolda Jateng Ajak Warga Pergerakan Jalan Bareng   |   08:00 . Dewan Pers Apresiasi Peluncuran AMSI Crisis Center Covid-19   |   07:00 . Jangan Buka Jendela Saat Cuaca Panas, Ini Anjuran Dokter   |   20:00 . PPKM Level 4: Polisi Bagi Bansos Ke PKL   |   19:00 . Keluarga Besar BMG Tahlil dan Doa Secara Virtual untuk Almarhum Mas Muha   |  
Fri, 30 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Unik, Jelang Lebaran Warga Kerek Gadaikan Jarik

bloktuban.com | Monday, 12 June 2017 19:00

Unik, Jelang Lebaran Warga Kerek Gadaikan Jarik

Reporter: Moch. Sudarsono

blokTuban.com - Meski Lebaran masih sekitar dua pekan lagi, namun suasana hari yang fitri itu mulai terasa. Warga sekitar Kecamatan Kerek mulai mendatangi Kantor Pegadaian setempat.

Uniknya, warga yang berduyun-duyun datang tidak membawa emas atau barang berharga lainnya, mereka membawa jarik untuk digadaikan.  
Hal itu biasa dilakukan masyarakat setempat menjelang Lebaran.

Seorang warga, Nasikah (63) mengatakan, gadai jarik ini menjadi hal yang rutin dilakukan oleh masyarakat sekitar menjelang Hari Raya Idul Fitri. Meski mendapat uang tak seberapa, namun dirasa cukup untuk memenuhi kebutuhan saat Lebaran.

"Biasa gadai jarik, setiap tahun selalu seperti ini," ujarnya kepada blokTuban sambil menyingkap jarik yang akan digadai.

Jarik yang digadai pun tidak sembarangan. Harganya terbilang cukup tinggi sesuai dengan merek dan jenis. Harga mulai dari Rp500.000 hingga Rp750.000.

"Belinya baru bisa sampai Rp500.000 hingga Rp750.000. Saat digadai bisa mendapat Rp250.000 sampai Rp350.000," ungkap perempuan dari Desa Wolutengah, Kerek itu.

Sementara itu, Yami (60) warga Desa Gaji, Kecamatan setempat juga menyatakan hal senada. Memang disaat menjelang Lebaran warga berdatangan ke Pegadaian untuk menggadaikan barang berharga, termasuk jarik.

"Saya menggadaikan jarik untuk kebutuhan hari raya," papar Yami.

Menurut dia, kebiasaan warga saat menjelang Lebaran memang menggadaikan barang untuk mencukupi kebutuhan sementara. Meskipun tidak semua warga melakukan hal itu.

"Banyak warga yang gadai jarik, termasuk saya. Tapi tidak semuanya menggadaikan barang, mungkin hanya orang-orang yang membutuhkan uang cepat," pungkasnya.[nok/col]

Tag : warga, jarik, gadai

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat