20:00 . 60 Calon Pengantin di Tuban Dibekali 8 Materi, agar Terhindar Perceraian hingga KDRT   |   19:30 . Ada Posko Sekat PMK Mulai 5-15 Juli 2022, Tuban Tak Terima Ternak dan Daging dari Luar Jatim   |   19:00 . 6 Destinasi Wisata Air Terjun di Tuban Ini Dijamin Menyegarkan Mata Anda!   |   18:00 . Balap Liar di Tuban Bikin Resah Pengguna Jalan, dari JT Bawah Bergeser ke Tikungan Tundung Musuh   |   17:00 . Alamat Kantor Inspektorat Tuban dan Maklumat Pelayanan 2022   |   16:00 . Netizen Komplain Salah Sasaran ETLE Mau Laporan di Samsat Rumit! Polres Tuban: Mudah, Tidak Sampai 1 Hari   |   15:00 . Lirik Lagu dan Chord Gitar Noah (Peterpan) - 'Di Atas Normal'   |   14:00 . Terima Dua Manfaat, Ini yang Dapat Calon Pegantin Tuban   |   13:00 . Lowongan Kerja S1 untuk 10 Posisi di Wings Group Surabaya   |   12:00 . Ranggalawe Mangkat | Teater Komunitas Warna Tuban   |   11:00 . 6.608 Penduduk Tuban Usia Kerja Menganggur, DPRD: Apa yang Dilakukan Pemkab?   |   10:00 . Wajib Pantau Statistik Batas Nilai Atas dan Bawah yang Diterima SMK di Kabupaten Tuban, Klik Link Berikut   |   09:00 . Ini 4 Tuan Rumah Porprov Jatim VIII Tahun 2023   |   08:00 . 5 Doa Dijauhkan dari Orang Munafik dan Hal Buruk dalam Hidup   |   07:00 . 9 Bencana Kebakaran di Tuban Sejak Januari-Juli 2022, Salah Satunya Rumah Mantan Kades   |  
Tue, 05 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Berawal dari Hobi, 19 Tahun Gandiyono Geluti Usaha Bonsai

bloktuban.com | Thursday, 07 July 2016 08:00

Berawal dari Hobi, 19 Tahun Gandiyono Geluti Usaha Bonsai

Reporter: Dwi Rahayu

blokTuban.com - Suasana sejuk dengan pepohonan rimbun menjadi pemandangan pertama memasuki pekarangan rumah Subek Gandiyono yang berada di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Saat blokTuba.com mengunjungi kediamannya, pria kelahiran 1963 silam tersebut tengah asyik bergelut dengan salah satu tanaman bonsai.

Mengelilingi pekarangan Yono, begitu ia kerap disapa seakan berada di tengah belantara bonsai. Bagaimana tidak, beberapa bakal tanaman bonsai sengaja ia biarkan tumbuh liar di pekarangan rumah sederhananya.

Sebelah kanan, kiri, depan dan samping rumah tumbuh lebat berbagai jenis tanaman bonsai. Di sela-sela memperlihatkan koleksi puluhan tanaman bonsai miliknya, Yono mengaku merawat dan membudidayakan tanaman bonsai layaknya melatih kesabaran pribadi seseorang.

"Merawat bonsai memiliki tahapan panjang dan membutuhkan waktu bertahun-tahun," kata Yono.

Ia mengatakan, selain sebagai kolektor, Yoni juga melakoni jual beli tanaman bonsai.

Sebelum menjadi penggali bonsai, ia bekerja sebagai tukang las. Kemudian pada tahun 1997 ia mencoba peruntungan menjadi penggali bonsai.

"Pertama senang usaha bonsai. Kemudian bisa dimanfaatkan untuk pekerjaan dan memiliki prospek , lumayan untuk dilanjutkan," kata bapak dua anak tersebut.

Pertama dulu, dengan bermodal Rp200.000 ia gunakan untuk membeli alat penggali. Seiring waktu, dalam usaha tanaman bonsai ia mengikuti beberapa tingkatan kelas pameran.

Pameran bonsai sendiri memiliki beberapa tingkatan kelas. Mulai dari tingkat kelas prospek, regional, madya, madya utama hingga kelas bintang.

"Pameran bonsai sudah tidak terhitung berapa kali yang saya ikuti," kata Yono menambahkan.

Pada pameran di tingkat nasional yang beberapa kali ia ikuti belum mencapai tingkatan nilai merah. Sejauh ini tanaman bonsai miliknya mentok pada skala hijau.

pada tabel penilaian pameran bonsai nilai hijau berada pada rentang skor 281 hingga 320. Atau dapat dikatakan baik.

"Salah satu bonsai yang saya ikutkan pameran tingkat regional Mei lalu mendapat total skor 305,67, masuk kategori hijau," pungkas Yono.[dwi/col]

Tag : bonsai, kolektor



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 July 2022 19:00

    Tantangan Guru di Era Kurikulum Merdeka Belajar

    Tantangan Guru di Era Kurikulum Merdeka Belajar Merdeka belajar merupakan suatu program kebijakan baru yang diputuskan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim. beliau mengatakan bahwa program merdeka belajar menjadi suatu terobosan untuk...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat