15:00 . Warga Tuban Serbu Pasar Murah Berhadiah Gula Pasir   |   14:00 . 20 BUMDesa Tuban Pamer Produk di Event Besti, Pedagang Kebanjiran Berkah   |   13:00 . Peringatan 50 Tahun IKA UNAIR di Tuban, Khofifah Harapkan Keberkahan   |   12:00 . Kantor Kejari Tuban Dipenuhi Karangan Bunga, Dukung Pelaporan Alvin Liem   |   11:00 . Fashion Show Gadis Pesisir Tuban 2022 Sukses Digelar di Pantai Semilir Socorejo   |   10:00 . Festival Batik Pantai Semilir 2022 || Pantai SEMILIR   |   09:00 . Empat Film Bioskop NSC Tuban di Akhir Pekan, Pilih yang Mana!   |   08:00 . Prediksi Cuaca Tuban 24 September 2022: Sore Hari Hujan Ringan dan Berawan Tebal   |   07:00 . BPS Laporkan Penurunan Kunjungan Wisata Mancanegara di Jatim   |   06:00 . KONI Jatim Libatkan Hope Physioteraphy di Puslatda Jelang PON XX 2024   |   05:00 . Hadiri 50 Tahun IKA UNAIR di Tuban, Gubernur Khofifah Dijadwalkan Gowes hingga Tanam Mangrove   |   23:00 . Desa Jlodro Tuban Mencekam, Berawal dari Sakit Hati Kakek Bacok Tetangganya hingga Tewas   |   22:00 . Pengurus IKAMI ATTANWIR Tuban Dilantik, Ketum : Kita Harus Kompak dan Semangat   |   21:00 . Diduga Cemarkan Intitusi Kejaksaan di Youtube, Persaja Tuban Laporkan Alvin Liem ke Polisi   |   20:00 . Jadi Souvenir G20, Menparekraf RI Puji Produk Teh Herbal Binaan Pertamina   |  
Sun, 25 September 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Samanhudi

Buka Servis Skok, Penyandang Difabel Kuliahkan Tiga Anak

bloktuban.com | Sunday, 15 May 2016 19:00

Buka Servis Skok, Penyandang Difabel Kuliahkan Tiga Anak

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Selama bertahun-tahun semenjak mengalami berkebutuhan khusus, dia sama sekali tak pernah berhenti menciptakan dunia kerja. Berbagai profesi dijalankan karena tidak mungkin harus bergantung kepada istri.

Namanya Samanhudi. Sejak umur 31 tahun, dia mengalami kecelakaan dan harus kehilangan tangan kanannya. Hingga kini meski dengan satu tangan ia tetap giat menjalani pekerjaannya.

Seorang tuna daksa (cacat tubuh) sepertinya memang tak mudah untuk bisa bekerja seperti orang normal. Namun pria yang sudah berumur ini memutuskan untuk membuka usaha jasa servis skok motor untuk menghidupi anak dan istrinya.

Usaha bengkelnya kini sudah mulai dikenal oleh masyarakat. Berbeda dengan awal-awal tahun dua ribuan. Pada masa 2000-2003 dia bisa mengantongi omzet hingga Rp 30.000 sampai Rp. 50.000 saja sehari.

"Skok bekas saya dapat dari bengkel. Kemudian saya perbaiki untuk dijual di bengkel loak. Satu hari dapat menyelesaikan satu hingga tiga pasang, dengan keuntungan 10 ribu sampai 15 ribu,” kata pria yang akrab dipanggil Samhudi.

Lanjutnya, dulu kesulitan juga dialami saat membeli sil (karet) skok. Samhudi harus membelinya di daerah Baureno, Bojonegoro. Kalau di situ habis maka dia harus pergi ke Surabaya.

“Dulu masih sulit untuk mendapatkan onderdil skok. Sekarang setiap bulan sudah ada yang mengirim. Jadi sudah agak ringan beban kerja saya,” imbuhnya.

Untuk menjaga kualitas hasil kerjanya, Samhudi memberi garansi 2 bulan setiap kali servis. Tak heran jika saat ini usahanya sudah mulai ramai dan diminati pelanggan. “Setiap hari kalau ramai mampu menyelesaikan tiga pasang dengan hasil Rp. 210.000. Terkadang juga sepi, bahkan pernah mulai buka sampai tutup hanya nongkrong saja, “ tutur mantan pegawai koperasi ini.

Di usianya sudah tidak muda lagi dia masih bersemangat untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Terbukti saat ini dia masih membiayai kuliah anaknya yang ketiga.

“Dari hasil usaha jasa servis skok, saya dapat menyekolahkan tiga anak saya sampai bangku kuliah semuanya. Dua di antaranya putri dan sudah lulus dan berkeluarga. Kini masih satu anak saya yang laki-laki. Dia kuliah semester 6 di universitas suwasta, di Ponorogo,” terang Samhudi kepada bloktuban.com, Minggu (15/5/2016).

Untungnya, dia memperoleh ilmu mengenai mekanik. Sebagai difabel (berkebutuhan khusus) Samhudi selalu giat bekerja tanpa mengeluh. "Sebagai penyandang cacat, saya tidak akan pasrah. Di mana ada kemauan pasti Tuhan beri jalan,” pungkasnya. [rof/col]

Tag : miskin, prestasi, bengkel



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 20 September 2022 05:00

    Opini

    Menata (Serius) Kompetisi Olahraga ?

    Menata (Serius) Kompetisi Olahraga ? Ada celetukan yang sering muncul di antara teman-teman pelatih olahraga begini, latihan terus menerus tanpa bertanding itu sama artinya dengan merasa hebat tapi tidak teruji dan terbukti. Latihan terus tanpa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat