Apa Kabar Bumi Wali?
Suka Cita Ikuti Pondok Ramadan
Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1437 Hijriyah Tahun 2016 Seluruh Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Bangilan ikuti Pondok Ramadan.
Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1437 Hijriyah Tahun 2016 Seluruh Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Bangilan ikuti Pondok Ramadan.
Menjelang bulan suci ramadan, stok buah di beberapa toko buah stand Pasar Bangilan, mulai ditambah. Bahkan, sejumlah buah khas ramadan dipajang sebagai daya tarik pengunjung.
Lembaga Pedidikan berbasis Pesantren, Kulliyyatul Mu'allimin wal Mu'allimat Al Islamiyah (KMI) Assalam, Bangilan, Tuban, tadi malam Selasa, (31/5/2016) menggelar wisuda santri yang bertempat di lapangan Pondok Pesantren (Ponpes) setempat. Dalam wisuda tersebut, diikuti sebanyak 165 santri yang dinyatakan lulus oleh Ponpes Assalam.
Pameran dan bazar buku murah dari berbagai jenis buku penerbit Mizan, digelar selama tiga hari di Pondok Pesantren KMI ASSALAM, Bangilan, Tuban.
Hasil resmi Turnamen Bangilan Catur Cup IV babak ketujuh diumumkan tadi malam. Hasil pertandingan Grand Master (GM) Cerdas Barus melawan Master Internasional (MI) Irwan Sadikin, berlangsung seru dan menegangkan.
Olahraga catur merupakan olahraga yang menarik. Di sini diajarkan tentang menggunakan strategi-strategi. Karenanya, mereka yang tertarik dengan olahraga ini umumnya pemikir dan orang-orang yang ulet.
Kendaraan roda dua yaitu motor, saat ini semakin menjadi kebutuhan bagi manyarakat. Bahkan untuk saat ini motor tampak bukan seperti barang mewah lagi. Sekarang hampir setiap rumah sudah mempunyai motor.
Acara puncak peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Hari Kesatuan Gerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) di Pendapa Kridha Manunggal Tuban, diwarnai aksi cekcok dan nyaris baku hantam dua kepala desa. Padahal, acara ini dihadiri Gubernur Provinsi Jawa Timur, Soekarwo, Pangdam V Brawijaya, Sumardi, dan beberapa kepala daerah atau perwakilan kabupaten/kota di Jawa Timur.
Mediasi perengkek solar dari sumur tua Wonocolo yang tergabung dalam Paguyuban Perengkek Solar Tradisional (PPST) dengan pemerintah Kecamatan Bangilan terkait pelarangan kembali dilakukan hari ini, Senin (09/05/2016).<br />
Sejumlah anggota Paguyuban Perengkek Solar Tradisional (PPST), berencana akan menggelar aksi susulan, karena merasa tidak puas dengan hasil mediasi dengan TGE (Tawun Gegunung Energy). Ketua PPST menilai, rapat dengar penjelasan TGE yang digelar tadi siang tidak memberikan hasil yang memuaskan.<br />