Kisah Haru Pemancing yang Tewas di Bengawan Solo Tuban, Baru Menikah Dua Bulan

Reporter: Muhammad Nurkholis

blokTuban.com - Ternyata pemancing yang meninggal dunia akibat terpeleset di Bengawan Solo, baru saja melangsungkan pernikahan selama 2 bulan.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Widang Aipda Pamuji. Menurutnya korban baru saja saja melangsungkan pernikahan pada bulan Mei kemarin. 

"Korban ini baru saja melangsungkan pernikahan pada 2 bulan kemarin," ujar Kanit Reskrim Polsek Widang Aipda Pamuji.

Korban dan sang istri baru saja melangsungkan resepsi pada tanggal 5 Juli 2023. Usai melangsungkan pernikahan diketahui korban kemudian menetap di Desa Mrutuk, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, di rumah sang istri. 

"Korban berdomisili di rumah sang istri," sambungnya. 

Baca Juga:

Pemancing Tewas Usai Terpeleset di Sungai Bengawan Solo Tuban

Aipda Pamuji menambahkan, bahwa akibat kejadian ini jenazah korban akan dimakamkan ke rumahnya yang berada di Desa Sugiharjo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. 

"Kemarin jenazah diantar ke rumah korban di Desa sugiharjo," ujarnya. 

Sebelumnya diketahui Edi Teguh (28) warga Desa Sugiharjo, Kecamatan/Kabupaten Tuban harus meregang nyawa dikarenakan terpeleset saat hendak ambil air wudhu di tepian Bengawan Solo. 

Teman mancing korban sudah berusaha menolong dengan cara berenang, namun nyawa korban sudah tidak tertolong akibat tenggelam di sungai terpanjang di Pulau Jawa itu. [Nur/Ali]