09:00 . PT IKSG Kembali Didemo, Ini Sebabnya...   |   08:00 . Polisi Ungkap Korban Kecelakaan Maut di Jatirogo   |   07:00 . 5 Cara Menghilangkan "Holiday Blues", Rasa Sedih Saat Liburan   |   00:00 . Truk Rokok Hantam L 300, Dua Orang Meninggal Dunia   |   21:00 . Sinergi Antar Field, Sahabat Pertamina Kunjungi Cepu Field   |   20:00 . Peralihan Musim, DPP Tuban Minta Peternak Waspadai Penyakit BEF Pada Sapi   |   19:00 . Ditarget Usai Tahun Ini, Pekerja Proyek Drainase Lembur   |   18:00 . Dana Belum Cair, TPT Desa Ini Tetap Digarap   |   17:00 . Enthung Jati Punya Kandungan Protein Tinggi   |   16:00 . Terduga Pelaku Warga Socorejo, Kades: Kami Dampingi Proses Hukum   |   15:00 . Pemuda Asal Grabagan Meninggal Dunia di Gresik, Ini Kronologinya   |   13:37 . Prodi Ilmu Komunikasi Unirow Terakreditasi B   |   13:00 . Pembangunan Stadion Bumi Wali Molor   |   12:00 . Berburu Entung Jati   |   11:00 . Puluhan Warga Semanding Buru 'Enthung' Untuk Dimasak   |  
Tue, 11 December 2018
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 07 December 2018 16:00

Satu Jam, Mobil Nyungsep Akhirnya Berhasil Dievakuasi

Satu Jam, Mobil Nyungsep Akhirnya Berhasil Dievakuasi

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Setelah nyungsep di area tambak milik warga di Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, akhirnya kendaraan roda empat jenis Daihatsu Xenia Nopol B-2794-UFS berhasil dievakuasi oleh petugas dengan menggunakan truk derek.

Baca juga: [Ini Identitas Tiga Penumpang Mobil Xenia Nyungsep di Tambak]

Proses evakuasi tersebut membutuhkan waktu hingga sekitar satu jam, untuk bisa mengangkat mobil yang kondisinya rusak parah di bagian depan lantaran terbenam  lumpur di dalam area tambak tersebut.

"Proses evakuasi sekitar satu jam, dan selama proses evakuasi suasana jalur pantura tetap terpantau aman dan lancar," terang Kapolsek Jenu, AKP Elis Suendayati saat dikonfirmasi blokTuban.com, Jumat (7/12/2018).

Dia menambahkan usai berhasil evakuasi, selanjutnya mobil tersebut dibawa ke bengkel oleh pemiliknya guna untuk diperbaiki karena kejadian itu merupakan out of control dari sang pengemudi.

Sebelumnya, pengemudi kendaraan Yoyo Sutejo (43) warga RT/5 RW/12 Jatinegara, Jakarta Timur menceritakan, kejadian itu berawal saat mobil yang dikemudikanya melaju dari arah barat ke timur dengan tujuan ke Kota Surabaya. 

Kemudian, saat berada dilokasi kejadian dia hendak menghindari sebuah motor yang tidak diketahui identitasnya. "Saat kejadian saya tidak mengantuk, tapi tadi hendak menghindari motor, entah kenapa tiba-tiba masuk tambak," imbuh Yoyo.

Diketahui, peristiwa Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) tersebut tidak memakan korban jiwa. Namun kendaraan dengan jumlah penumpang tiga orang tersebut mengalami kerusakan parah pada bagian depan.[hud/col]

 

Tag : mobil, nyungsep, xenia

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 14 November 2018 15:00

    Pelatihan Menulis Bersama EMCL dan Tempo Institute

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik Selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12-14/11/2018), awak media dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora mengikuti pelatihan menulis feature/story telling dan digital marketing di Disaster Oasis, KM 21,5, Sleman,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 10 November 2018 10:00

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban Sehubungan dengan pelaksanaan Tahapan Program Inovasi Desa (PID) Tahun Anggaran 2018 di Kabupaten Tuban, maka Tim Inovasi Kabupaten (TIK) PID membuka seleksi dan rekrutmen Pengelola Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa...

    read more