Selama Ramadan, Polisi Himbau Masyarakat Tetap Waspada

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Masyarakat diminta untuk memastikan rumahnya aman saat ditinggal salat tarawih selama Ramadan. Mengingat, kejahatan terkadang datang bukan karena ada niat, namun disebabkan ada kesempatan.

Hal tersebut ditekankan oleh pihak kepolisian saat dikonfirmasi blokTuban.com menjelang puasa Ramadan 1439 H/2018 M. Sebab, dengan adanya peningkatan kebutuhan, dapat memicu tindak kriminal.

"Masyarakat harus bisa jadi polisi untuk dirinya sendiri maupun keluarga," ujar Kapolsek Bangilan, AKP Budi Handoyo saat ditemui di Mapolsek Bangilan, Rabu (16/5/2018).

Selain itu, bagi masyarakat yang berangkat beribadah ke musalla atau masjid dengan kendaraan, diimbau untuk memarkir kendaraan pada tempat yang aman. Bila perlu diarahkan untuk menggunakan kunci ganda.

"Jangan lupa, kabarkan ke masyarakat jika ada tetangga yang tidak menjalankan ibadah karena ada halangan, titipkan pada mereka. Selain itu jangan lupa matikan kompor dan lampu, jika tidak terpakai," tandas mantan Kapolsek Ngimbang, Polres Lamongan itu.

Hal senada juga disampaikan Wakapolsek Jatirogo IPDA Suhardi saat didatangi di kantornya. Saat beribadah malam hari di masjid, umat muslim diminta tetap waspada, sesuai kemampuannya.

Pihaknya juga mengingatkan, agar warga tidak menyimpan uang dalam jumlah besar maupun barang berharga terlalu menumpuk di rumah. Upaya tersebut agar tidak terganggu kekhusuan ibadahnya.

"Tidak kalah penting juga, orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak," tukas mantan Kanit Lantas Polsek Jatirogo itu.

Pihaknya mengaku, sebagai aparat keamanan juga akan menjalankan K2YD (kegiatan kepolisian yang ditingkatkan). "Kita juga akan menggalakkan operasi pekat, seperti operasi miras, petasan, Narkoba, dan judi," ulasnya panjang lebar.

Selama Ramadan, kepolisian berharap situasi di masyarakat tetap kondusif. Penegak hukum ini juga menyatakan akan siaga 24 jam untuk tetap melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat. [rof/ito]