Musim Tak Tentu, Petani Nekat Tanam Padi

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com – Sejumlah petani di Desa Sokogrenjeng, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, nekat menanam tanaman padi pada tahap kedua tahun ini, padahal hujan sudah mulai jarang di wilayah ini.

Mahalnya harga beras menjadi alasan utama petani nekat menanam padi dan juga tanah yang masih basah. Sebab kalau ditanami jagung tidak akan tumbuh.

Salah seorang petani Desa Sokogrenjeng, Suntari (29), mengatakan pada musim tanam II ini dia memilih kembali menanam padi di lahan persawahan seluas setengah haktare miliknya.

“Kami sudah mempertimbangkan risiko, walau sudah jarang hujan. Petani memilih menanam padi karena hasilnya sangat menjanjikan dari pada menanam tanaman palawija,” ujar Suntari saat ditemui Reporter blokTuban.com di sawah, Minggu (1/5/2016).

Purnadi, petani lain menambahkan, para petani yakin, walau hujan jarang tapi masih lama musim kemaraunya.

"Bermodal tekat, para petani yakin dan tetap menanam padi, masih ada air soalnya dari sungai kecil (parit)," imbuhnya.[rof/col]