Tren Photo Booth, Alternatif Foto Remaja Kekinian
Tren photo booth kini sedang marak di kalangan remaja, mulai anak Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) sampai mahasiswa Perguruan Tinggi (PT).
Tren photo booth kini sedang marak di kalangan remaja, mulai anak Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) sampai mahasiswa Perguruan Tinggi (PT).
Sebagian warga di Desa Banjarsari dan KecamatanTrucuk akan merasakan pemadaman listrik selama lima jam, Selasa (15/8/2017). Pemadaman diperkirakan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB.
Kelompok Kesenian Karawitan 'Yoga Laras' dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukorejo 1, yang dinaungi 'Sanggar Ngripto Raras' Desa Sukorejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban telah diberangkatkan ke Istana Negara/Kepresidenan Jakarta, Senin (14/8/2017).
Beberapa partai pendukung pemerintahan Huda Noor jilid II, menggelar pertemuan di salah satu hotel di Tuban, Minggu kemarin.
Kelompok Kesenian Karawitan/Gamelan 'Yoga Laras' dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukorejo 1, yang dinaungi 'Sanggar Ngripto Raras' Desa Sukorejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban menjadi perwakilan Jawa Timur (Jatim) pentas di Istana Kepresidenan Republik Indonesia (RI) di Jakarta.
Hari ini, Minggu (13/8/2017). Kemeriahan Pawai Karnaval Umum tingkat desa dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-72, diselenggarakan oleh Karang Taruna (Kartar) Desa Suciharjo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.
ersatu Tuban sukses mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandang sendiri setelah menggilas Persinga Ngawi dengan skor 3-0. Kemenangan Laskar Ronggolawe pada lanjutan liga 2 Indonesia 2017 pekan ke-11 itu, sekaligus menjadi obat kekalahan di dua laga sebelumnya.
Puskesmas Kerek bersama Tim Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Tuban, melakukan simulasi kebakaran dan pembuatan dokumen rencana contijensi.
Agresi Militer ke II yang dilakukan pasukan Belanda di Indonesia, termasuk di Tuban-Bojonegoro, memuat banyak kisah. Berbeda dengan serdadu Belanda yang bertempur dengan persenjataan lengkap, tenaga profesional, dan logistik yang cukup, tentara dan barisan rakyat pejuang justru sebaliknya, bertempur dengan persenjataan yang terbatas.
Sekitar tujuh hari sebelum dilakukan penyerbuan ke Bojonegoro, Belanda telah menyiapkan jembatan darurat di Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, tepi Bengawan Solo. Tempat itu juga yang menjadi kontak senjata dengan pasukan Ronggolawe yang bertugas mempertahankan kota. Terbentang Bengawan Solo dengan lebar sungai masih 80 meter saat itu, antara pasukan Ronggolawe dengan Belanda terjadi baku tembak.