Unik dan Manis, Pisang Raja Sewu
Keanehan dan keunikan pisang raja sewu yang berada di Desa Sumurgung, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban banyak menarik perhatian warga, Selasa (12/4/2016).
Keanehan dan keunikan pisang raja sewu yang berada di Desa Sumurgung, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban banyak menarik perhatian warga, Selasa (12/4/2016).
Keanehan dan keunikan pisang raja sewu yang berada di Desa Sumurgung, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban banyak menarik perhatian warga, Selasa (12/4/2016). Pasalnya, pisang tersebut memiliki buah (Tundunan) yang sangat panjang, berbeda dengan pisang-pisang pada umumnya. Pisang tersebut berbuah hingga sepanjang kurang lebih tiga meter dan sebentar lagi kemungkinan bisa sampai menyentuh tanah.
Dermawuharjo merupakan salah satu Desa yang berada di Kecamatan Grabagan yang mempunyai banyak nilai sejarah. Tak hanya itu, desa ini juga mempunyai keunggulan dalam bidang perkebunan. Yakni buah jeruk dan pisang.
Lagi-lagi pohon pisang dipergunakan sebagai simbol kerusakan jalan, atau memberitahukan kepada pemangku kebijakan untuk segera memperbaiki jalan berlubang yang membahayakan masyarakat. Kali ini, pohon pisang dengan tinggi sekitar 1 meter tampak tertanam di Jalur Pantura, tepatnya di Jalan Teuku Umar, Kabupaten Tuban. Belum diketahui siapa yang menanam pohon pisang ini. Hanya saja, pohon yang mudah tumbuh tersebut, tampak menancap di lubang jalan dengan diameter mencapai 50 centimeter lebih. Beberapa meter dari pohon pisang, juga terlihat ada satu bak sampah dengan warna biru dan kuning mirip kepunyaan salah satu partai yang ada di Indonesia.
Lagi-lagi pohon pisang dipergunakan sebagai simbol kerusakan jalan. Kali ini, pohon pisang dengan tinggi sekitar 1 meter tampak tertanam di Jalur Pantura, tepatnya di Jalan Teuku Umar, Kabupaten Tuban.
Pisang jenis Raja ini memiliki 3 tandan buah, padahal pohon pisang lazimnya hanya menghasilkan 1 tandan saja.
Fenomena menarik di salah satu pohon pisang yang ada di Dusun Kiringan, Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Apabila selama ini pohon pisang hanya mempunyai satu tandan/tundun (dahan tempat buah pisang menempel), tetapi di desa ini ada satu pohon pisang dengan tiga tandan sekaligus.