Industri Olahan Makanan dan Kerajinan Perlu Ditingkatkan
Industri kreatif di Tuban perlu dikembangkan, terlebih pada industri olahan makanan dan kerajinan khas bumi wali sebutan Tuban.
Industri kreatif di Tuban perlu dikembangkan, terlebih pada industri olahan makanan dan kerajinan khas bumi wali sebutan Tuban.
Hal-hal yang unik memang membawa daya tarik tersendiri bagi setiap orang. Karena itu, Tari (26) gadis asal Desa Boto, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban memiliki inisiatif membuat pentol pelangi dari pewarna alami.
Libur Tahun baru 2016 menjadi berkah tersendiri bagi setiap orang. Tak terkecuali bagi pedagang, sebab seperti biasa pada saat libur tahun baru masyarakat akan memanfaatkan waktu tersebut untuk liburan sambil berburu kuliner.
Warung penjual makanan dan minuman (Mamin) belakangan kerap kita jumpai di sepanjang garis pantai di Kabupaten Tuban.
Penampilan rumah makan Lestari sangat berbeda dengan rumah makan-rumah makan lainya. Rumah makan ini terletak di Desa Kedung Jambe Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban, tepatnya pinggir Jalan Raya Jatirogo-Bojonegoro, hampir memasuki wilayah perbatasan Kecamatan Parengan. Hal yang beda menjadikan rumah makan ini mulai memiliki pelanggan setianya.
Kalau sebutan "Ndeso" selama ini identik norak oleh sebagian orang. Tidak demikian dengan masakan Ndeso. Sajian tersebut tetap mempunyai ruang khusus di hati pecinta kuliner di Indonesia.
Dimana warung dengan spesialis kepala kambing? Jawaban pertama kemungkinan mengarah ke warung bondo nekat (Bonek) milik Sakirun atau Mbah Run. Letak yang terpencil dan masuk ke Desa Bangunrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, tidak membuat warung tersebut sepi, malah sebaliknya selalu ramai.
Masakan khusus kepala kambing ala Mbah Run di Warung Bonek, Desa Bangunrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, sudah tak asing bagi pecinta kuliner. Bukan hanya dari wilayah Tuban saja, pelanggan warung dengan nama lengkap pemilik Sakirun itu sudah sampai Bojonegoro, Nganjuk, Ngawi, Lamongan, bahkan ada yang dari Kabupaten Blora, Jawa Tengah.