#bT90Detik
IDAP PENYAKIT KULIT LANGKA, ORANG TUA BOCAH INI BUTUH BANTUAN
MLK, Seorang Balita Berusia 4 Tahun Asal Dusun Bendo, Desa Sidokumpul, Bangilan, Tuban, Mengidap Penyakit Kulit Langka
MLK, Seorang Balita Berusia 4 Tahun Asal Dusun Bendo, Desa Sidokumpul, Bangilan, Tuban, Mengidap Penyakit Kulit Langka
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, meminta kepada masyarakat yang berada di kawasan terdampak banjir agar selalu mewaspadai penyakit diare. Sebab, diare merupakan penyakit yang paling banyak muncul pasca bencana banjir berlangsung.
Dalam upaya meningkatkan kualitas gaya hidup sehat, pemerintah pusat terus melesakkan program kerja, salah satunya sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Tahun 2019 sudah berlalu sebulan lamanya, namun Rumah Sakit Daerah (RSUD) tipe D di Kecamatan Jatirogo urung diresmikan. Diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban menargetkan Rumah Sakit kedua Pemkab Tuban itu bisa diresmikan di akhir tahun 2018 kemudian akan beroperasi tahun ini.
Sejak awal tahun 2019 hingga saat ini RSUD Kabupaten Tuban telah menangani sebanyak 35 kasus Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) atau Demam Berdarah (DB). Dari jumlah 35 kasus tersebut, dua pasien di antaranya masih menjalani perawatan di RSUD, sedangkan pasien yang lainya sudah sembuh.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Koesma Tuban sejak mulai awal bulan Januari 2019 telah menangani sebanyak 35 pasien yang terjangkit Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) atau Demam Berdarah (DB).
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, dalam kurun waktu enam tahun terahkir, jumlah anak yang terkena HIV/AIDS minim.
Penyakit kusta masih menjadi permasalahan yang serius di Kabupaten Tuban. Banyak masyarakat beranggapan kusta tidak bisa disembuhkan.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban mencatat jumlah warga yang terjangkit penyakit HIV/AIDS di tahun 2018 mengalami penurunan.
Seiring perkembangan zaman saat ini, pola makan dan gaya hidup menjadi faktor tak terbantahkan yang memengaruhi kesehatan sesorang. Di samping itu, kebanyakan orang khususnya anak muda lebih memilih makan yang tidak sehat dengan kandungan gula, garam dan lemak yang tinggi. Hal ini yang memicu saat ini banyak anak muda yang sudah terkena penyakit tidak menular yang serius seperti hipertensi dan diabetes.