Memori Kelam 7 Tahun Lalu, Indonesia vs Malaysia Jadi Momentum Pulihkan Keangkeran SUGBK
Foto: ilustrasi/bloktuban.com/ai

Reporter: Dahrul Mustaqim

JAKARTA, blokSPORT — Timnas Indonesia akan menjamu rivalnya, Malaysia, dalam laga kedua Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) malam. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pukul 19.30 WIB.

Duel ini menjadi pertemuan pertama Indonesia dan Malaysia di SUGBK sejak kekalahan 2-3 pada 5 September 2019 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022. Momen tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam rivalitas kedua tim di stadion kebanggaan Indonesia.

Pada pertandingan tujuh tahun lalu, Indonesia sempat dua kali unggul melalui dua gol Beto Goncalves. Namun, Malaysia mampu membalikkan keadaan dan mengakhiri laga dengan kemenangan 3-2. Gol penentu kemenangan Harimau Malaya dicetak Mohamadou Sumareh pada masa tambahan waktu.

Kini, kedua tim kembali bertemu di SUGBK dengan modal kemenangan pada pertandingan pertama. Indonesia mengalahkan Singapura 2-0 melalui gol Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny.

Sementara itu, Malaysia menang telak 3-0 atas Bangladesh. Hasil tersebut membuat Malaysia berada di posisi teratas Grup A berdasarkan selisih gol, sedangkan Indonesia berada di bawahnya dengan sama-sama mengoleksi tiga poin.

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menekankan pentingnya menjaga emosi pemain menghadapi pertandingan yang sarat rivalitas.

"Saya memahami bahwa ini adalah pertandingan besar karena atmosfer derby. Saya selalu sampaikan kepada para pemain untuk menghormati pertandingan dan momennya, jangan bermain karena terbawa suasana," kata Herdman dalam konferensi pers menjelang pertandingan.

Pertandingan malam ini juga menjadi pertemuan ke-86 Indonesia dan Malaysia berdasarkan catatan statistik yang digunakan sejumlah sumber. Dari 85 pertemuan sebelumnya, Malaysia unggul tipis dengan 34 kemenangan, sedangkan Indonesia mencatat 33 kemenangan. Sebanyak 18 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Jika Indonesia mampu mengalahkan Malaysia, skuad Garuda akan mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan berpeluang naik ke posisi teratas Grup A. Selain itu, kemenangan akan membuat jumlah kemenangan Indonesia dalam rekor pertemuan menjadi 34, menyamai catatan Malaysia.

Namun, laga ini bukan sekadar soal catatan masa lalu. Pertemuan Indonesia dan Malaysia selalu menghadirkan atmosfer pertandingan yang berbeda, terutama ketika berlangsung di hadapan puluhan ribu pendukung di SUGBK.

Setelah tujuh tahun berlalu sejak kekalahan dramatis pada 2019, duel malam ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk membangun kembali catatan positif di SUGBK saat menghadapi Malaysia.