Harga Tak Kunjung Turun, Pedagang Telur di Tuban Keluhkan Sepi Pembeli

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Kurang lebih sudah satu bulan terakhir ini, harga telur ayam di Kabupaten Tuban mengalami lonjakan  yang cukup signifikan. Saat ini, harga telur bertahan di harga Rp29 ribu hingga Rp30 ribu per kilogramnya.

Padahal, biasanya harga telur ayam paling tinggi di pasaran, hanya mentaksir Rp25 ribu per kilogramnya. Tak heran, jika kenaikan harga ini mulia dikeluhkan oleh para pedagang maupun pembeli.

Pasalnya, sejak melonjaknya harga telur, saat ini pembeli mulai enggan untuk membeli komoditas tersebut, lantaran menunggu harga kembali stabil.

Kondisi ini, salah satunya dirasakan oleh Sripah salah serang pedagang telur ayam, di kawasan Pasar Baru Tuban yang terletak di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

“Harganya ini masih sama mbak mahal satu kilo Rp30 ribu, penjualan telur sangat berpengaruh mbak, sekarang jadi tidak begitu laku seperti biasanya,” katanya kepada blokTuban.com saat ditemui di lapak jualannya, Rabu (2/8/2023).

Selain mahalnya harga komoditas telur, ibu dari tiga orang anak ini menyebut bahwa faktor menurunnya daya beli masyarakat tersebut, juga dilatarbelakangi oleh kebutuhan ekonomi yang lebih mendesak.

Sebab menurutnya, saat ini orangtua di Kabupaten Tuban sedang dipusingkan dengan mahalnya biaya pendidikan anak, memasuki Tahun Ajarab Baru 2023/2024 ini.

“Ini pengaruhnya juga karena banyak anak masuk sekolah, jadi daripada buat makan telur mending buat biaya anak sekolah, apalagi sekarang mau agustusan,” sambungnya.

Bahkan, nenek dari lima orang cucu ini mengaku jika penjualannya menurun drastis. Jika sebelumnya dalam sehari ia bisa menjual 1,5 kwintal telur ayam, kini ia hanya bisa menjual 20 sampai 30 kilogram per harinya.

Sementara itu, salah seorang pembeli telur, Munawaroh juga mengeluhkan tingginya harga komditas ini, sehingga ia berharap agar harga telur ayam dapat segera ditekan sehingga bisa kembali normal.

“Terpaksa saya harus mengurangi persediaan telur mbak, biasanya sekali beli saya bisa sampai 2 kiloan, sekarang paling saya cuma beli setengah kilo saja,” imbuhnya. [Sav/Dwi]

 

Temukan konten blokTuban.com menarik lainnya di GOOGLE NEWS