Tuban Kembali Terapkan PPKM Level 1, Kadinkes Tuban: Belum Ada Laporan Varian Baru

Reporter: Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Peningkatan kasus temuan masyarakat yang terpapar virus Covid-19 beberapa waktu terakhir ini, membuat Pemerintah Republik Indonesia kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 di wilayah Jawa-Bali.

Hal tersebut, menyusul ditemukannya Subvarian Covid-19 Omicron XBB, yang penularannya diindikasi lebih cepat dibandingkan varian lainnya. PPKM level 1 ini sendiri, berlaku mulai 8 November hingga 21 November 2022 mendatang untuk Jawa-Bali. Sementara di luar Jawa-Bali berlaku sampai 5 Desember 2022.

Dari puluhan nama kota/kabupaten yang masuk dalam daftar wilayah yang menerapkan PPKM level 1, nama Kabupaten Tuban juga termasuk didalamnya. Kendati demikian, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo mengatakan jika kasus temuan Covid-19 di Kota Legen masih rendah.

“Tuban stabil kasus temuan Covid-19 sangat rendah, setiap hari release baru nol yang dalam wilayah,” ujarnya kepada blokTuban.com, saat dikonfirmasi Selasa (15/11/2022).

Kendati jumlah temuan virus yang berasal dari Negara China tersebut nihil di temukan di Kabupaten Tuban. Namun, Bambang sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa masih ada warga Tuban berdomisili di luar kota yang terpapar virus tersebut.

Dari data yang dihimpun oleh blokTuban.com, hingga (14/11/2022) kemarin, ada 8 kasus konfimasi baru masyarakat Kabupaten Tuban, yang berdomisili di luar kabupaten. Dimana 7 orang lainnya sudah terkonfirmasi sembuh.

“Kasus confirm sembuh 7 orang, kasus domisili Tuban satu orang dan kasus luar Tuban 6 orang,” sambungnya.

Sehingga, jumlah komulatif kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tuban sampai saat ini sebanyak 9.528 orang, dengan total kesembuhan mencapai 8.579 orang. Sementara jumlah konfirmasi meninggal dunia sebanyak 939 orang, dan untuk pasien yang masih dalam perawatan saat ini terpantau ada 10 orang.

Lebih lanjut, Bambang juga menambahkan jika sampai saat ini, di Bumi Wali Tuban masih belum ada laporan terkait adanya Subvarian baru Omicron XBB, yang sudah masuk ke wilayah Jawa Timur tersebut.

“Kami nggak berani mengatakan belum masuk, yang pasti belum ada laporan ke kita varian baru tersebut,” jelasnya.

Meski demikian, pria ramah ini menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta tetap menggunakan masker terutama ditempat yang ramai.

Selain itu, bagi masyarakat yang belum divaksinasi secara lengkap, maka diminta untuk segera melakukan vaksinasi di pukesmas terdekat. Hal ini, sebagai langkah untuk menjaga kekebalan tubuh masyarakat dari serangan virus ini. [Sav/Dwi]

 

 

Temukan konten Berita Tuban menarik lainnya di GOOGLE NEWS