Peresmian Balai Seni Budaya Nusantara Tuban Dihadiri Nomo Koeswoyo

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Kabupaten Tuban sekarang memiliki Balai Seni Budaya Nusantara (BSBN). Peresmiannya dilakukan di salah satu warung di Desa/Kecamatan Semanding, Tuban pada 5 Oktober 2022. 

Dalam peresmian tersebut, turut hadir musisi legendaris Koes Plus, Nomo Koeswoyo, Wakil Bupati Tuban, Riyadi dan sejumlah tamu penting lainnya. BSBN diresmikan dalam waktu singkat, dan dikemas dalam rangkaian kegiatan mulai 5-16 Oktober 2022. 

Beberapa agenda yang turut menyemarakkan lahir BSBN Tuban yaitu, lomba desain batik, lomba karaoke lagu Koes Plus, lomba kuliner, pameran seni rupa, serta pameran UMKM.

Ketua BSBN Joko Suwartono, mengatakan, berdirinya BSBN bertujuan untuk mengangkat potensi apa saja yang ada di Bumi Ronggolawe, agar bisa semakin besar di masyarakat, khususnya generasi muda untuk melanjutkan ikon seni budayanya.

"Kedatangan Pak Nomo memberikan semangat dari segala lini, termasuk Pak Wabup yang mananggapi dengan baik," imbuhnya.

Menurut Joko, penguatan budaya di Tuban penting diantaranya potensi batik Tuban yang harus terus dipoles. Kekayaan Tuban tersebut harus dikenalkan agar anak-anak bangga dengan batik Tuban.

"Sebetulnya banyak yang bisa diangkat, terlebih jika bisa disinkronkan dengan pariwisata agar bisa dikenalkan kepada masyarakat yang di luar Tuban," pungkasnya.

Sementara itu musisi legendaris Koes Plus, Nomo Koeswoyo menjelaskan, seni budaya nusantara bukan hanya musik, tapi masih banyak bentuk-bentuk lain, seperti wayang orang, ketoprak dan lain sebagainya.

"Saya sih mau balik ke Tuban, tapi harus izin anak-anak dan cucu-cucu, karena aku masih dibutuhkan di sana," canda Eyang sapaan akrab Nomo Koeswoyo dari penggemarnya di Tuban.

Nomo juga berpesan agar pelaku seni di Tuban lebih kreatif, dan tidak gampang putus asa dan mau mengajak para pelaku seni budaya agar lebih bersemangat lagi meskipun sedang di tengah gempuran masuknya budaya asing.

Wakil Bupati Tuban, Riyadi, juga menanggapi positif adanya niatan membentuk Balai Seni Budaya. Mantan Kades Maibit, Rengel itu menambahkan, bahwa kegiatan kali ini dapat menjadi edukasi bahwa Nomo Koeswoyo yang kini berusia 80 tahun masih sanggup memberikan semangat. 

"Bukan karena materi tapi karena cintanya pada seni yang ikut mengangkat citra negeri ini," tutup Riyadi yang kini didapuk sebagai manajer Persatu Tuban dilansir dari situs resmi Tubankab. [Ali]

 

Temukan konten Berita Tuban menarik lainnya di GOOGLE NEWS