Operasi Zebra Semeru 2022 di Tuban Mulai Hari Ini, Berlangsung Offline dan Online

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Mulai hari ini 3 Oktober 2022, petugas Lantas Polres Tuban mulai menggelar operasi zebra semeru tahun 2022. Razia yang berlangsung 14 hari sampai 16 Oktober 2022 tersebut, berlangsung secara offline dan online. 

Adapun tema operasi zebra semeru 2022 yaitu "Tertib berlalu lintas guna mewujudkan Kamseltibcarlantas yang Presisi". Sedikitnya, ada tujuh prioritas pelanggaran potensial terjadi laka lantas. 

Tujuh pelanggaran itu, meliputi jangan gunakan HP saat berkendara, cegah anak di bawah umur mengendarai kendaraan, jangan berboncengan lebih dari satu orang, jangan melebihi batas kecepatan maksimal, gunakan helm SNI, dan memakai safety belt, saat mabuk jangan mengemudi, serta jangan melawan arus lalu lintas. 

Dalam akun instagramnya @lantaspolrestuban, petugas juga menginformasikan kepada pengguna sosial bahwa razia berlangsung secara offline dan online. Jawaban tersebut merespon pertanyaan dari salah satu netizen. 

Baca juga :

Gagal Menyalip di Jalan Rengel Tuban, Pemotor dan Penumpangnya Tewas Dihantam Truk

Mobilnya Hancur, Modin Pernikahan Desa Compreng Tewas Dalam Laka Maut di Jalan Tuban-Widang

Truk Adu Banteng di Jalan Tuban-Bancar, Sopir Asal Rembang Tewas di Lokasi

Operasi zebra semeru 2022, juga relevan digelar di Tuban karena angka kecelakaan selama bulan September 2022 naik dibanding dengan bulan Agustus sebelumnya. 

IPDA Eko Sulistyono, Kanit Penegakan Hukum (Gakum) Sat Lantas Polres Tuban menjelaskan, di bulan Agustus 2022 kejadian kasus kecelakaan lalu lintas di Tuban terdapat 128 kejadian. Perinciannya luka ringan 162 orang, luka berat 2 orang dan meninggal dunia 15 orang.  

"Jika 128 kasus ini dibagi dengan 30 hari terhitung kurang lebih ada 4 kasus kecelakaan setiap harinya dalam satu bulan," ujar IPDA Eko kepada reporter blokTuban.com. 

Sedangkan di bulan September 2022, lanjut EKo terdapat 151 kejadian kecelakaan dengan perincian luka ringan 190 orang, luka berat 3 orang, dan meninggal dunia 19 orang. 

Apabila 151 kasus tersebut dibagi dengan 30 hari, terhitung kurang lebih ada 5 kejadian kecelakaan setiap harinya dalam satu bulan. Korban sendiri pada bulan September terdapat 212 korban.

"Rata-rata dari kejadian tersebut masih didominasi kendaraan sepeda motor," tutup IPDA Eko. [Ali]

 

Temukan konten Berita Tuban menarik lainnya di GOOGLE NEWS