Sekjen AMSI Maryadi Wafat, Dunia Pers Indonesia Berduka

Reporter: Dahrul Mustaqim

blokTuban.com - Dunia pers nasional kembali berduka. Sekretaris Jenderal Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) periode 2023–2027, Maryadi, meninggal dunia pada Kamis (02/07/2026).

Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar AMSI, perusahaan media yang tergabung, serta para insan pers di Indonesia. Sebelum dimakamkan, jenazah disemayamkan di RS Siloam Mampang, Jakarta Selatan.

Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika, menyebut Maryadi sebagai figur penting dalam perjalanan organisasi sejak awal berdiri, dikutip dari timesindonesia.co.id.

"Maryadi adalah salah satu tokoh penting dalam perjalanan AMSI sejak organisasi ini berdiri. Ia mengemban amanah sebagai Bendahara Umum AMSI pada periode 2017–2023, sebelum kemudian melanjutkan pengabdiannya sebagai Sekretaris Jenderal AMSI," ujar Wahyu dalam pernyataan resminya.

Wahyu menuturkan, selama mengemban amanah di AMSI, Maryadi menunjukkan dedikasi tinggi dalam memperkuat organisasi, mendampingi anggota, serta memperjuangkan visi AMSI untuk menciptakan ekosistem media digital yang sehat, profesional, dan berkelanjutan.

Menurutnya, almarhum bukan hanya sekadar pengurus, tetapi juga mitra perjuangan yang memahami bahwa jurnalisme berkualitas hanya dapat berkembang jika ditopang oleh perusahaan media yang sehat dan independen.

"Banyak fondasi kelembagaan, tata kelola, dan program AMSI yang turut dibangun melalui kerja sunyi dan pengabdiannya. Maryadi menjalankan tanggung jawabnya dengan kesungguhan, loyalitas, dan rasa memiliki yang besar terhadap organisasi serta seluruh anggotanya," kata Wahyu.

Maryadi diketahui memiliki rekam jejak panjang di industri media. Selain menjabat sebagai Sekretaris Jenderal AMSI, ia juga mengemban peran sebagai Direktur Komersial Nusantara TV serta Direktur Bisnis dan Digital Katadata Indonesia.

Dalam Kongres III AMSI yang berlangsung di Bandung pada 2023, Maryadi terpilih secara aklamasi untuk mendampingi Wahyu Dhyatmika memimpin organisasi pada periode 2023–2027. Sebelumnya, ia telah menjabat sebagai Bendahara Umum AMSI selama dua periode, yakni 2017–2023.

Sepanjang masa kepengurusannya, Maryadi aktif mendorong transformasi digital di industri media, memperkuat tata kelola perusahaan pers, meningkatkan kapasitas anggota, hingga mengembangkan model bisnis media yang berkelanjutan di tengah arus disrupsi teknologi.

Atas nama Pengurus Nasional dan seluruh anggota AMSI, Wahyu menyampaikan duka cita kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Kepergian Maryadi merupakan kehilangan besar bagi AMSI dan komunitas media Indonesia. Kami akan mengenang dedikasi, kerja keras, dan komitmennya untuk terus memperkuat media siber Indonesia," ujarnya.

Ia juga memanjatkan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
"Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, dan seluruh amal pengabdiannya menjadi pahala yang terus mengalir," tutur Wahyu.(*)