17:00 . Hibah Keagamaan Tuban 2022 Totalnya Rp4,75 Milyar, Insentif Ribuan Guru TPQ Telah Ditransfer   |   16:00 . KPU Jatim: Regulasi, Teknologi dan Kepemiluan Harus Dikuasai Seluruh Devisi KPU   |   15:00 . Makam Sakral di Desa Pakis Tuban Konon Mertua Ronggolawe   |   14:00 . Pemotor Tewas di Jalan Pantura Tuban Usai Menabrak Truk Parkir   |   13:00 . Persatu Tuban Diperkuat 13 Pemain Lokal, Pelatih Medy : Masih Kurang 12 Pemain Lagi   |   12:00 . Ini Rute Menuju Bukit Lei Tuban, Lokasi Liga Paralayang Jatim Seri 2   |   10:00 . Gubernur Khofifah dan Bupati Lindra Apresiasi Pasar Murah Ika Unair Tuban   |   09:00 . Harga Cabai dan Bawang Merah Tuban Anjlok, Sayur Mayur Merangkak Naik   |   08:00 . Sinopsis dan Deretan Artis di Film Horor Jailangkung Sandekala   |   07:00 . Ikuti Laga Persahabatan Trofeo Tuban, Cara TPPI FC Jaga Kebugaran Karyawan   |   06:00 . Prediksi Cuaca Tuban 26 September 2022: Sebagian Berawan   |   05:00 . Pengunjung Main Sepuasanya dengan Ikan Mas di Wisata Pelang Tuban   |   16:00 . Kondisi Akses Jalan di Desa Patihan Tuban Dikeluhkan Warga   |   15:00 . Kalpataru, Peninggalan Sunan Bonang Tuban Mengandung Pesan Kedamaian   |   14:00 . Enam Museum Indonesia Pamerkan Benda Bersejarah di Tuban   |  
Tue, 27 September 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Dinsos Tuban Usulkan 12.571 KK Dinonaktifkan dari DTKS Penerima Bansos

bloktuban.com | Thursday, 22 September 2022 08:00

Dinsos Tuban Usulkan 12.571 KK Dinonaktifkan dari DTKS Penerima Bansos Kantor Dinsos Tuban di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo.

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Data 193.991 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Tuban telah diverifikasi ulang oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos, P3A, serta PMD), Kamis (22/9/2022).

Hasilnya ditemukan 20,67 persen atau 40.086 KK dari 193.991 KK Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) itu sudah tidak layak menerima bantuan sosial (bansos). Secara otomatis, data tersebut akan dicoret dari daftar penerima bantuan. 

Kepala Dinsos P3A PMD Kabupaten Tuban, Eko Julianto saat diwawancarai menyebutkan, sisanya yang 79,33 persen atau 153.833 KK posisinya masih miskin dan masih layak menerima bantuan sosial. Lalu, ada 12.571 KK yang diusulkan nonaktif dalam DTKS penerima bansos. 

Verifikasi dan validasi (verval) yang dilakukan Dinsos bukan hanya secara manual, melainkan sudah berbasis IT. Petugas memotret kondisi rumah warga lalu mewancarai dan hasilnya akan muncul di aplikasi.

"Kami tidak menggunakan kertas tapi kami sudah pakai aplikasi, di situ sudah ada bobot nilainya langsung sesuai indikatornya. Misal kalau rumahnya bagus bobotnya berapa, kalau jelek berapa, dan seterusnya. Total ada 14 pertanyaan di dalam aplikasinya," ucap mantan Kabag Kesra Pemkab Tuban itu di situs resmi Pemkab Tuban.

Baca Juga :

Atasi Dampak Inflasi di Jatim, Pemprov Siapkan Rp185 Milyar Bansos

Protes Bansos PKH di Media Sosial, Warga Tuban Ini Dipolisikan Kadesnya

Rumah Mbah Supening Desa Remen Tertempel Stiker Bansos

Dalam penilaian tersebut, mantan Camat Senori itu menambahkan ketika nilainya di bawah 60 maka orang tersebut masih dalam kategori miskin. Sebaliknya ketika skornya di atas 60 maka sudah kategori mampu dan tidak layak menerima bansos. 

Menindaklanjuti intruksi Bupati Tuban, Dinsos menjelaskan bahwa orang miskin di Tuban akan divalidasi. Kendati demikian, tidak semua orang miskin masuk dalam data DTKS. Saat melakukan verval, pihaknya menggunakan data DTKS dan data sesuai keadaan di lapangan, sehingga ada opsi untuk tambah.

"Belasan ribu KK tersebut diusulkan nonaktif karena meninggal, pindah, atau saat ini terdaftar sebagai ASN/TNI/polri/perades termasuk yang mampu," jelasnya. 

Eko berharap, kegiatan Regsosek 2022 ini konsepnya 100 persen penduduk disurvei atau didata langsung. Sehingga, nanti akan menghasilkan informasi kelas-kelas kesejahteraan dan data DTKS Dinsos bisa update sesuai kondisi lapangan.

"Karena DTKS ini data lama, meskipun sudah di-update, tapi kami yakin ada sisi yang tidak ter-update secara optimal," jelasnya. 

Diketahui, Rapat Koordinasi Daerah Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 berlangsung di hotel Jalan Teuku Umar Tuban pada 20 September 2022. Penyelenggaran Regsosek yang melibatkan 1.946 petugas bertujuan menyediakan sistem dan basis data mencakup sosial dan ekonomi yang terintegrasi dengan data kependudukan. 

Sebelumnya, seluruh petugas akan mendapat pembekalan dan pelatihan perihal pelaksanaan survei ke tiap rumah tangga di seluruh desa. Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, mengungkapkan pendataan sosial ekonomi masyarakat menjadi bahan acuan Pemkab Tuban dalam penyusunan program pembangunan. 

Penyusunan program pembangunan dilaksanakan secara tematik. Kebijakan ini diambil agar program pembangunan lebih terarah, tepat sasaran, dan anggaran lebih efisien. Juga membawa manfaat yang lebih cepat dirasakan. [Ali]

*Catatan : Artikel ini mengalami perubahan judul dari semula "Dinsos Akan Coret 40.158 KK dari Penerima bansos" menjadi "Dinsos Tuban Usulkan 12.571 KK Dinonaktifkan dari DTKS Penerima Bansos".

Temukan konten Berita Tuban menarik lainnya di GOOGLE NEWS 

Tag : Dinsos, Coret Penerima Bansos, Warga Miskin Tuban, Kabupaten Tuban, Blok Tuban, Tuban Hari Ini, Berita Tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 20 September 2022 05:00

    Opini

    Menata (Serius) Kompetisi Olahraga ?

    Menata (Serius) Kompetisi Olahraga ? Ada celetukan yang sering muncul di antara teman-teman pelatih olahraga begini, latihan terus menerus tanpa bertanding itu sama artinya dengan merasa hebat tapi tidak teruji dan terbukti. Latihan terus tanpa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat