20:30 . Posko Penyekatan Hewan Ternak di Perbatasan Tuban-Rembang   |   20:00 . 60 Calon Pengantin di Tuban Dibekali 8 Materi, agar Terhindar Perceraian hingga KDRT   |   19:30 . Ada Posko Sekat PMK Mulai 5-15 Juli 2022, Tuban Tak Terima Ternak dan Daging dari Luar Jatim   |   19:00 . 6 Destinasi Wisata Air Terjun di Tuban Ini Dijamin Menyegarkan Mata Anda!   |   18:00 . Balap Liar di Tuban Bikin Resah Pengguna Jalan, dari JT Bawah Bergeser ke Tikungan Tundung Musuh   |   17:00 . Alamat Kantor Inspektorat Tuban dan Maklumat Pelayanan 2022   |   16:00 . Netizen Komplain Salah Sasaran ETLE Mau Laporan di Samsat Rumit! Polres Tuban: Mudah, Tidak Sampai 1 Hari   |   15:00 . Lirik Lagu dan Chord Gitar Noah (Peterpan) - 'Di Atas Normal'   |   14:00 . Terima Dua Manfaat, Ini yang Dapat Calon Pegantin Tuban   |   13:00 . Lowongan Kerja S1 untuk 10 Posisi di Wings Group Surabaya   |   12:00 . Ranggalawe Mangkat | Teater Komunitas Warna Tuban   |   11:00 . 6.608 Penduduk Tuban Usia Kerja Menganggur, DPRD: Apa yang Dilakukan Pemkab?   |   10:00 . Wajib Pantau Statistik Batas Nilai Atas dan Bawah yang Diterima SMK di Kabupaten Tuban, Klik Link Berikut   |   09:00 . Ini 4 Tuan Rumah Porprov Jatim VIII Tahun 2023   |   08:00 . 5 Doa Dijauhkan dari Orang Munafik dan Hal Buruk dalam Hidup   |  
Tue, 05 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Mengenal Istilah Nyanyat Dalam Menanam Padi di Tuban, Ternyata Ini Tujuannya

bloktuban.com | Wednesday, 22 June 2022 12:00

Mengenal Istilah Nyanyat Dalam Menanam Padi di Tuban, Ternyata Ini Tujuannya Pengeringan air pada lahan sawah diperlukan untuk memperkuat tanaman padi. (Foto:Nur/blokTuban.com)

Reporter : Muhammad Nurkholis

blokTuban.com Menanam padi tak semudah menaruh bibit ke sawah. Ternyata ada tahapan lainnya, supaya padi tumbuh subur dan setelah tiga bulan bisa di dipanen kemudian diolah menjadi beras. 

Salah satunya tahapan yang dilakukan oleh petani padi di Compreng, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban yaitu dengan menguras habis air pada sawah. Hal ini bertujuan agar bibit padi (winih) bisa lebih kuat dan sehat.

Pengurasan air dilakukan dua hari sekali, setelah padi ditanam di sawah dan harus benar-benar tidak ada genangan air yang tersisa. Hal ini dilakukan hingga tanah di sawah tidak berlumpur lagi. 

Baca Juga : Kemarau Tiba, Petani Tuban Sulap Tambak Jadi Areal Sawah

Perubahan cuaca juga sangat mempengaruhi karena jika cuaca tidak panas maka tanah akan lama kekatnya. Pengurasan sendiri dilakukan para petani dengan membuat kalinan atau tempat air mengalir yang diarahkan ke tempat yang lebih rendah. Pada ujung saluran kecil itu akan di pasanh mesin diesel untuk menyedot airnya.

Baca Juga : Guyub Rukun, Warga Desa Plumpang Adakan Wiwit padi 

Nyanyat (menghilangkan masa air dalam tanah) dilakukan agar tanaman lebih sehat dan kuat. Kita habiskan air di sawah biarkan tanah sampai tidak berlumpur,” ucap Samsuri pada blokTuban.com Rabu, (22/06/2022).

Ditambahkan oleh Samsuri, untuk tahun ini penyanyatan tidak bisa dilakukan secara optimal karena cuaca yang tidak pasti dan masih cenderung sering hujan.

Baca Juga : Musim Rendeng, Sawah Petani Compreng Berubah Jadi Tambak Ikan

Tahapan selanjutnya Sehabis di nyanyat dan dirasa tanah sudah kekat maka setelah itu dilakukan pengisian air dengan begitu padi akan langsung hijau dan juga akan dilakukan pemupukan di usia 15 hari atau 2 minggu.

"Tujuannya padi akan beranak dan bisa di buat untuk sulam karena di sawah ada beberapa tanaman yang kurang maka akan disulami atau ditanami ulang," tutupnya. [Nur/Ali]

Temukan konten Berita Tuban menarik lainnya di GOOGLE NEWS.

Tag : Tanam Padi, Nyanyat, benih padi, petani Desa Compreng, petani Tuban, berita Tuban, Kabupaten Tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 July 2022 19:00

    Tantangan Guru di Era Kurikulum Merdeka Belajar

    Tantangan Guru di Era Kurikulum Merdeka Belajar Merdeka belajar merupakan suatu program kebijakan baru yang diputuskan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim. beliau mengatakan bahwa program merdeka belajar menjadi suatu terobosan untuk...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat