11:00 . Kopi Dicampur Kunyit Bisa Mencegah Diabetes? Ini Alasannya   |   10:00 . Trending Youtube, Lirik Lagu Ay-Yo - NCT 127 (Repackaged) Lengkap Beserta Terjemah Indonesia   |   09:00 . Harga Emas Antam Hari ini 31 Januari Turun di Level Rp1.027.000 Per Gram   |   08:00 . Keutamaan Mengamalkan Doa Sapu Jagat, Dibaca Setelah Sholat Fardhu   |   07:00 . Resep Prol Tape Tanpa Pakai Mixer, Bisa Langsung Dicoba di Rumah   |   18:00 . Ular Piton Sepanjang 4 Meter Ditemukan di Kandang Ayam Milik Warga di Tuban   |   17:00 . Satus Sengketa Tanah Warga dan Polri di Tuban, Adalah Lapangan Tembak Milik Polres   |   16:00 . Boster ke-2 Sudah Disediakan Bagi Masyarakat Tuban Untuk Cegah Varian Covid Lainnya   |   15:00 . Narapidana Terorisme asal Kudus Dibebaskan Bersyarat oleh Lapas Tuban   |   14:00 . Mengenal Ajian di Budaya Jawa yang Telah Ada Sejak Jaman Dulu   |   13:00 . Turun Rp5.000, Cabai Rawit di Tuban Kini Jadi Rp50.000/Kilogram   |   12:00 . 5 Lokasi Beli Ice Cream Enak dan Murah di Tuban   |   11:00 . Manfaat Bersihkan Area Gigi dengan Siwak, Sunnah Rasulullah Sejak Dulu   |   10:00 . Lirik Lagu No Comment - Tuty Wibowo Feat Bunda Corla Kembali Viral   |   09:00 . Penghujung Januari 2023, Harga Emas Antam Stagnan Selama 3 Hari di Level Rp1.029.000 Per Gram   |  
Tue, 31 January 2023
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Disentil DPRD Tuban, Pemilik Jembatan Glendeng Baru Dibahas Minggu Depan

bloktuban.com | Monday, 23 May 2022 12:00

Disentil DPRD Tuban, Pemilik Jembatan Glendeng Baru Dibahas Minggu Depan Jembatan Glendeng ditutup total bagi seluruh kendaraan sejak 21 Mei 2022. (Foto:dok.blokTuban.com)

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Sampai sekarang, pemilik Jembatan Glendeng yang menghubungkan Kabupaten Tuban dan Bojonegoro masih belum ada. Rencanannya, pembahasan kepemilikan jembatan yang sekarang ditutup total sejak 21 Mei 2022 itu baru akan dilakukan minggu depan. 

Kabar pembahasan penentuan aset, akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Dinas PUPR, PRKP Tuban bersama dengan Bakorwil dan Dinas PU dan Bina Marga Bojonegoro. 

"Untuk penentuan aset Insyaallah minggu depan kita agendakan dengan Bakorwil dan Dinas PU BM Bojonegoro," ujar Kepala Dinas PUPR, PRKP Tuban, Agung Supriyadi kepada blokTuban.com, Senin (23/5/2022). 

Menyikapi desakan Komisi 1 DPRD Tuban, Agung menambahkan setelah ditutup pihaknya akan koordinasi dengan Dinas PU BM Propinsi terkait rencana perbaikan jembatan ke depannya, baik dari sisi konstruksinya maupun pendanaannya. 

"Karena dalam rapat bulan Maret kemarin, Komisi A DPRD Provinsi Jatim berjanji akan mengawal lamgsung skema pendanaannya ke Gubernur Jatim," imbuh Agung. 

Baca berita terkait : Komisi 1 DPRD Tuban Desak Pemkab Segera Minta Bantuan Dana Jembatan Glendeng ke Pusat

 

Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban menyadari kalau menunggu APBD Tuban, tidak akan mampu untuk membangun Jembatan Glendeng yang kembali ditutup total pada 21 Mei 2022. 

Oleh karena itu, legislatif Tuban segera menjadwalkan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Kementrian PUPR. Tujuannya untuk membahas skema pendanaan Jembatan Glendeng yang sampai saat ini belum diputuskan status pemilik asetnya.

Ketua Komisi 1 DPRD Tuban, Fahmi Fikroni menilai bahwa pembangunan Jembatan Glendeng sebagai urat nadi ekonomi penghubung Kabupaten Tuban dan Bojonegoro tak boleh ditunda lama-lama. Pihaknya secepatnya akan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim dan Kementrian PUPR, untuk menentukan status kepemilikan asetnya kemudian segera membahas pendanaannya. 

"Proyek perbaikan jembatan seharusnya dibuat perencanaan yang matang, supaya tidak menghamburkan uang negara," tegas Fikroni. 

Data Pemkab Tuban, setidaknya ada tiga alasan penutupan Jembatan Glendeng yakni, kondisi jembatan saat ini mengalami penurunan pilar jembatan sekitar 30 centimeter yang mengakibatkan tumpukan jembatan pendekat menggantung, sehingga saat ini kondisi pelat lantai bertumpu pada back wall bukan pilar.

Kedua, kondisi pile cap pilar juga diketahui sudah tidak rata lagi, serta terdapat selisih beda tinggi antara ujung pilar arah Bojonegoro dan ujung pilar arah Tuban sekitar 25 centimeter kemiringan ke arah Tuban. 

Alasan terakhir, terjadi penurunan elevasi abutmen jembatan pendekat sekitar 4 centimeter. Akibatnya pengguna jalan dari arah Tuban harus mencari jalur alternatif ataupun memutar ke pertigaan Ponco Parengan menuju Jembatan Kali Ketek untuk ke Bojonegoro. [Ali]

 

Tag : Tuban, Dinas PUPR Tuban, pemilik Jembatan Glendeng, aset jembatan, Tuban-Bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat